METRO PADANG

Warga Terdampak Banjir Dapat Bantuan dari Pemprov Sumbar

0
×

Warga Terdampak Banjir Dapat Bantuan dari Pemprov Sumbar

Sebarkan artikel ini
KORBAN BANJIR— Sejumlah korban terdampak banjir mendapatkan bantuan terdiri dari makanan cepat saji ditambah dengan makanan tambahan bayi dan ibu hamil dari Pemprov Sumbar.

PADANG, METRO–Gubernur Sumbar Mah­yeldi Ansharullah me­nye­­rahkan sejumlah bantuan pada warga yang ter­dam­­pak bencana, Senin (11/3). Bantuan itu terdiri dari makanan cepat saji ditambah dengan makanan tambahan bayi dan ibu hamil.

“Bantuan ini untuk mem­­bantu kebutuhan kon­sum­­si warga yang terdampak. Bukan mengganti apa yang sudah rusak. Semoga meringankan,” ucap Mah­yeldi.

Bantuan itu diserahkannya pada dua lokasi, pertama di Kampung Koto Duku, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang. Kemudian pada warga terdampak banjir di Salisiakan, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman.

Gu­bernur menegaskan, ­meski terdampak bencana, jangan sampai ada warga yang tidak bisa makan. Jika terisolasi akibat banjir, petugas harus berupaya memberikan bantuan makanan.

“Bantuan makanan ini tidak boleh lambat, kita harus cepat. Karena mereka sudah mendapatkan musibah, jangan sampai warga kita kelaparan,” ujarnya.

Disampaikannya, Pemprov Sumbar melalui Dinas Sosial sudah mendirikan sejumlah dapur umum untuk membantu konsumsi warga yang terdampak banjir dan tanah longsor. Diantaranya ada di Kota Padang dan Pesisir Selatan.

Terpantau, mendapatkan bantuan langsung dari Gubernur Mahyeldi, warga mengaku bersyukur dan beterima kasih. Seperti Marni (31) Warga Kampung Duku, Kelurahan Koto Lalang terlihat antusias saat menerima bantuan dari tangan Gubernur Mah­yeldi.

“Alhamdulillah. Terimakasih banyak Buya, su­dah lama kami rindu berte­mu buya,” sebut Marni sem­bari menggendong anak­nya yang masih berusia 2 tahun.

Marni mengaku mengenal Gubernur Mahyeldi sejak menjadi Walikota Padang. Oleh karena itu, ketika mendengar kabar akan didatangi Gubernur Mahyeldi, dia rela me­nunggu di tenda yang didirikan BNPB.

Marni mendapatkan ban­­tuan makanan cepat saji be­­rupa mie instan, ditambah dengan makanan tambahan bayi dari Dinas Ke­seha­tan Sumbar untuk anak­nya yang berumur 2 tahun.

Kondisi yang sama juga terlihat di Salisiakan, Batang Anai. Begitu Gubernur Mahyeldi datang, tenda yang didirikan BNPB langsung dipenuhi warga. Masing-masing warga mendapatkan bantuan makanan berupa makanan cepat saji dan makanan tambahan bayi dan ibu hamil. (fan)