METRO BISNIS

Dukung Pembangunan Hunian di Sumbar, PLN Apersi-REI Perkuat  Sinergi

0
×

Dukung Pembangunan Hunian di Sumbar, PLN Apersi-REI Perkuat  Sinergi

Sebarkan artikel ini
KOMITMEN--PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar berkomitmen untuk perkuat sinergi dalam forum dialog bersama DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi), dan Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Barat Selasa (05/03.

PADANG, METRO–Dukung pembangunan hunian di Sumatera Barat, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar berkomitmen untuk perkuat sinergi dalam forum dialog  bersama DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi), dan Real Estate Indonesia (REI) Su­matera Barat Selasa (05/03), bertempat di Padang Old Town Resto Gallery Kota Padang.

General Manager PLN UID Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho hadir langsung pada forum dialog tersebut. Hadir pula Liswendi Kamar, Ketua DPD Apersi Sumbar, jajaran pengurus DPD Apersi Sum­bar, Sekretaris DPD REI Sumbar Asmel Arianto, serta jajaran pengurus DPD REI Sumbar.

Kepada seluruh peserta forum dialog, Eric menyampaikan bahwa PLN selalu bertransformasi guna memberikan solusi terbaik dalam upaya mempermu­dah para pengembang pe­ru­mahan dalam menjalankan bisnisnya.

Sebelumnya, PLN mem­­berikan kebijakan sha­ring investasi antara PLN dan pengembang. De­ngan sharing investasi ini, PLN memiliki kepastian lo­kasi dan dana dari pe­ngem­bang sehingga pembangunan jaringan PLN dapat dilakukan di lokasi tersebut.

‘’PLN telah mengeluarkan PerLak No.0034.E/DIR/2023 yang mengatur tidak adanya lagi sharing investasi, digantikan dengan penyediaan Penyambungan Baru untuk pihak pe­ngem­bang di perumahan, ruko, dan lain sebagainya melalui pola paket dengan penyambungan bertahap,’’ lanjut Eric.

PerLak No.0034.E/DIR/2023 mengatur bahwa pihak pengembang yang ingin memulai pembangu­nan di satu kawasan dapat membayar Biaya Penyambungan (BP) sekaligus di muka sebanyak rencana pembangunan rumah da­lam bentuk jaminan berupa uang cash bukan bank garansi yang disimpan di bank berdasarkan kesepakatan antara PLN dan pihak pengembang.

Sementara itu, PLN secara bertahap dapat men­cairkan jaminan sesuai jum­lah rumah yang akan dilakukan Penyambungan Baru. Kemudian secara bertahap, PLN dapat me­lakukan pencairan sisa uang jaminan apabila jangka waktu perjanjian berakhir.

Dengan peraturan ba­ru ini, ada kepastian bagi pengembang terkait pemasangan jaringan listrik. Karena jika BP telah dibayar di awal, PLN memastikan pembangunan jaringan listrik akan segera dilakukan.

PLN UID Sumbar, lanjut Eric, siap dukung seluruh pengembang dan developer dalam pengadaan perumahan yang laik huni, laik fungsi, dan aman bagi masyarakat dengan layanan kelistrikan terbaik. ‘’Total pelanggan PLN di Sumbar saat ini hampir mencapai 17 juta pelanggan dan mayoritas diantaranya adalah pelanggan rumah tang­ga. Maka rumah dan perumahan perumahan baru adalah mayoritas target pelanggan yang harus kami perhatikan,’’ lanjut Eric.

Untuk mendukung pem­bangunan hunian, pasokan daya di PLN telah tersedia dengan surplus sebesar 21,48 MW dari total pasokan 641,88 MW, atau surplus sebesar 3,46%. ‘’Surplus sebesar 21,48 MW ini siap sedia jika hendak digunakan untuk memajukan pertumbuhan pembangunan di Sumbar, baik itu pembangunan perumahan maupun pembangunan kawasan bisnis. Maka mari bersinergi untuk pembangunan kawa­san hunian-hunian baru di Sumatera Barat,’’ tegas Eric kemudian.

Sejalan dengan Eric, Liswendi Kamar menyampaikan bahwa DPD Apersi Sumbar saat ini memiliki 170 anggota tersebar. Aper­si mengemban ama­nah untuk menyediakan hunian yang layak dan nyaman bagi seluruh ma­sya­rakat. ‘’Terima kasih atas dukungan penuh PLN kepada Apersi selama ini. Kerja cepat dan tepat PLN patut diapresiasi. Semoga menjadi kabar baik untuk pertumbuhan perumahan dan investasi yang semakin kuat di Sumatera Barat,’’ lanjutnya.

Demi informasi yang terpusat dan kemudahan pelayanan, Muhammad Rizlani, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Sumbar juga mensosialisasikan tentang perlunya penggunaan aplikasi PLN Mobile oleh para anggota pengembang Apersi.  (hsb/rel)