PARIAMAN, METRO–Gerakan Pangan Murah (GPM) Pemerintah Kota Pariaman, kemarin, diserbu masyarakat. GPM yang digelar oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecik Menengah (Disperindagkop & UKM) dan Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum Bulog), dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga murah.
Selain GPM, juga dilaksanakan Bazar bahan pangan pokok dan hasil pertanian, yang berasal dari para petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kota Pariaman, di Halaman Rumah Tabuik Subarang, Desa Cimparuah, Kecamatan Pariaman, Tengah Kota Pariaman, kemarin.
Plt Kepala DPPP Kota Pariaman, Anilta mengatakan bahwa bazar ini digelar dengan tujuan untuk memenuhi daya beli dan keterjangkauan masyarakat Kota Pariaman terhadap bahan pangan pokok dan hasil pertanian.
“Sebelumnya kita sudah melaksanakan GPM dan bazar pertanian ini pada akhir Februari 2024 kemarin, dan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, kembali kita laksanakan pada hari ini, dengan harapan agar kegiatan ini, dapat menekan harga beras dan pangan lainya serta dapat mencegah inflasi di Kota Pariaman,” ujarnya.
Anilta menjelaskan, selain hasil produk pertanian seperti cabai, bawang, telur, sayuran (kankung, bayam, keladi, pare, timun, terong, kacang panjang) dan produk pangan olahan lainnya, di bazar ini, Perum Bulog juga menjual bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng dan tepung.
“Harga di bazar ini lebih rendah dari harga Pasar, untuk harga beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan) kualitas medium per 5 kg Rp. 57.000 (Rp. 114.000/10 Kg) sementara harga di Pasar Pariaman sekitar Rp. 165.000/10kg, dan medium Rp. 180.000/10 kg. Sedangkan harga minyak goreng Rosebrand Rp. 16.500/1 Liter, Gula Rp. 17.500/1 Kg, dan Tepung Terigu Rosebrand Rp. 12.000/1 Kg,” ujarnya.
Sedangkan, untuk harga cabe merah di bazar sekitar Rp. 65.000/kg, cabe rawit Rp. 60.000/1 Kg, untuk timun, terong, kacang panjang dan keladi Rp. 5.000/plastic. Untuk sayuran kangkung, bayam Rp. 3.000/ikat, lanjutnya.
“Semoga dengan adanya GPM dan bvazar yang kita laksanakan ini, kita dapat mengendalikan menekan harga pasar dan menjadikan harga yang stabil sesuai dengan daya beli dan kebutuhan masyarakat, serta yang terpenting dapat menekan angka inflasi di daerah kita,” ujarnya. (efa)






