SOLOK/SOLSEL

Bantuan Beras, Menjemput Harapan di Tengah Kenaikan Harga Pangan

0
×

Bantuan Beras, Menjemput Harapan di Tengah Kenaikan Harga Pangan

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN—Bupati Solok Selatan H. Khairunas, serahkan bantuan beras kepada warga.

PADANG ARO, METRO–Bantuan pangan dari stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) masih terus bergulir di tengah kenaikan harga pangan. Harapannya bantuan yang diberikan ini setidaknya bisa meringankan beban kebutuhan bagi masyarakat yang membutuhkan. Misalnya saja bagi Resmawarni, warga Rimbo Tangan Nagari Lubuak Gadang Kecamatan Sangir ini menilai beras yang diberikan ini sangat membantunya.

Pasalnya, saat ini harga bahan pangan mengalami kenaikan, terlebih menjelang ramadhan dan lebaran nanti. Pengeluarannya pun akan bertambah jika tidak ada bantuan dari pemerintah. “Ini kali kedua saya mendapatkan bantuan beras ini. Beras saat ini lumayan mahal harganya jadi saya dan keluarga terbantu dengan bantuan ini,” ungkapnya di RTH Solok Selatan, Rabu (6/3).

Baca Juga  Wawako Exit Meeting dengan Tim BPK RI Perwakilan Sumbar, Pemeriksaan Digitalisasi Pemungutan Pajak Daerah

Menurutnya, beras bantuan ini akan cukup untuk makan dirinya, suami, dan empat anaknya hingga seminggu ke depan.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas, dalam sam­butannya saat menyerahkan bantuan ini langsung kepada para keluarga penerima manfaat (KPM), mengatakan bahwa pada tahap kedua 2024 ini daerah yang dipimpinnya ini mendapatkan jatah untuk 12.105 KPM.

“Pada tahap kedua ini Solok Selatan Dapat bantuan 12.105 KPM. Kecamatan Sangir sebanyak 3.097 KPM dan dibagikan bertahap masing-masing nagari. Sekarang dua nagari terlebih dahulu, Lubuak Gadang 894 KPM dan Lubuak Gadang Selatan 836 KPM,” ungkapnya.

Baca Juga  Pasar Tradisional Nagari perlu Direvitalisasi

Khairunas menegaskan bahwa ketersediaan data yang valid dan terverifikasi menjadi hal penting dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Terlebih dalam kondisi sulit dan harga serba tinggi saat ini masyarakat akan sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah ini. “Apapun bantuan yang diberikan oleh pemerintah, seperti bantuan beras dari pusat ini harus dipastikan bisa langsung sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya. Bersamaan dengan penyerahan bantuan beras ini, pemerintah kabupaten juga menyerahkan bantuan bibit tanaman kepada masyarakat. (ped/rel)