PADANG PANJANG, METRO–Ramadhan bukanlah momen untuk bersaing dalam hal keburukan, seperti berfoya-foya, membeli makanan mahal bahkan makan di tempat mahal.
“Cukup seperlunya dan sesuai kebutuhan saja yang dibeli dan dibuat,” ujar Ketua MUI Padang Panjang, H. Zulhamdi, Lc, M.A. Selasa (5/3) menyambut Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi.
Awal memasuki puasa nanti, katanya, masyarakat diminta untuk saling memaafkan antarsesama umat beragama, dan saling menghargai saat puasa nanti.
Selain itu Buya Zulhamdi juga mengingatkan agar masyarakat menyucikan niat menjelang Ramadhan untuk beribadah. “Hal ini agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan ikhlas dan semata-mata karena Allah SWT,” ujarnya.
Ditambahkannya, masyarakat jangan lupa untuk mempersiapkan kesehatan fisik dan mental, sebagai modal penting untuk menjalankan ibadah puasa. Dengan menjaga pola makan yang halal dan thayyib (baik), olahraga, dan istirahat yang cukup sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh makna.
“Perbanyaklah ibadah di bulan puasa. Jangan sesekali kita lalai bahkan tidak berpuasa dibulan suci ini,” sebutnya.
Zulhamdi juga mengimbau kepada pemilik restoran, rumah makan, warung kopi dan sejenisnya, agar menghormati bulan Ramadhan dengan menutup semua tempat- tempat makan pada siang hari.
Di samping itu ia juga mengingatkan masyarakat pada Lebaran nanti agar tidak terbawa nafsu untuk berbelanja, bergaya hidup hedonis dengan membeli pakaian mahal, cukup belanja seperlunya dan sesuai kebutuhan saja.
“Semoga Ramadhan dan Lebaran nanti kita benar-benar menyucikan diri dan hati. Sehingga kita benar-benar seperti bayi baru lahir usai puasa dan Lebaran nanti,” tutupnya. (rmd)






