METRO PADANG

Perkokoh Nilai Keagamaan di Lingkungan DPRD Sumbar, Masjid Raya Asy Syura Diresmikan

0
×

Perkokoh Nilai Keagamaan di Lingkungan DPRD Sumbar, Masjid Raya Asy Syura Diresmikan

Sebarkan artikel ini
DIRESMIKAN--Masjid Raya Asy Syura yang berdiri megah di kompleks DPRD Provinsi Sumatera Barat telah diresmikan. Senin (4/3 .

PADANG, METRO–Setelah pembangunannya dinyatakan rampung, Masjid Raya Asy Syura yang berdiri megah di kompleks DPRD Provinsi Sumatera Barat telah diresmikan. Senin (4/3 . Masjid dengan fasilitas lengkap ini dibangun untuk melayani dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat muslim yang ingin beribadah.

Peresmian masjid yang dibangun dengan meng­gunakan anggaran APBD sebesar Rp 21 miliar tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Audy Joinaldy bersama Ketua DPRD Sumbar Supardi dan didampingi Sekwan Raflis serta disaksikan jajaran Forkopimda Provinsi Sumatera Barat.

Ketua DPRD Sumbar Supardi  juga menyampaikan masjid yang terdiri dari tiga lantai tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas modern. Khusus di lantai dasarnya, dijadikan perpustakaan secara manual maupun digital.

“Masjid ini tak hanya sarana ibadah, tapi juga dilengkapi fasilitas berdiskusi dan rapat. Bisa berbicara apapun di sini untuk kemaslahatan umat dan bangsa,” ungkap Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat peresmian, Senin pagi.

Kata Supardi, sat ini baru ada dua ribu judul buku di pustaka digitalnya, ke depan, semoga bisa mencapai 2 juta judul.

Supardi mengajak seluruh yang hadir untuk mengenang kisah para tokoh yang pemikirannya diakui dunia, namun bisa menghasilkan karya-karya besar dan dikenang sepanjang masa.Seperti Tan Malaka, dengan buku Madilog-nya dengan penjabaran pemikiran hebat mengenai materi, dialektik dan logika.  Kemudian Buya Hamka, yang menghasilkan Tafsir Al Azhar-nya dalam sekian judul, yang dituntaskan saat dirinya berada di penjara.“Di masa itu, tidak ada Wi-Fi, AC, kipas angin, komputer dan literasi yang terbatas, namun mereka mampu lahirkan sebuah ide yang luar biasa,” ungkap Supardi.

Terkait keberadaan masjid Asy-Syura DPRD Sumbar, Supardi menyampaikan harapan, agar dengan adanya masjid ini, akan lahir literasi-literasi hebat nantinya, melalui fasilitas yang ada.“Orang-orang pintar dan cerdas dilahirkan dari sejauh mana dia mampu menghasilkan literasi. Semoga melalui masjid ini, akan lahir literasi-literasi untuk generasi masa mendatang,” ujar Supardi.

Sekwan Raflis menjelaskan, masjid ini lahir karena latar belakang keinginan pihak DPRD Sumbar untuk memperkuat dan memperkokoh keagamaan di lingkungan DPRD Sumbar.

Biaya untuk pembangunan masjid dianggarkan oleh APBD 2021, dengan periode anggaran 2022-2023, dan dikerjakan selama 395 hari waktu pengerjaan. Diuraikan, di lantai 1 masjid, terdapat ruang rapat serbaguna yang bisa memuat 100 orang. Selain itu, ada ruang koperasi, perpustakaan, dan lainnya. “Kita sudah kerjasama dengan pustaka nasional untuk perpustakaan masjid,” ujarnya.

Kemudian, di lantai 2 ada ruang sholat, yang memuat kapasitas sekitar 400-an orang, dan di lantai 3 bisa memuat jamaah sebanyak sekitar 125 orang. Dengan demikian, masjid ini bisa berkapasitas total sekitar 600-an orang. (hsb)