PAYAKUMBUH, METRO–Mewujudkan Koperasi Syariah Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) modren, kuat, tangguh dan profesional sesuai dengan ketentuan UU terkait dengan koperasi saat ini, Majelis Perwakilan Wilayah (MPW) Perhimpunan BMT SumaÂtera Barat dan Riau melaksanakan workshop dan BimÂbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota di Kota PaÂdang, selama Dua hari Jumat-Sabtu (1-2/3).
“Kita melaksanakan workshop dan Bimtek bagi puluhan anggota BMT Sumbar-Riau selama Dua hari. Dalam rangka menyatukan visi menjadikan Koperasi Syariah BMT yang moderen, kuat, tangguh dan Profesional sesui ketentuan Undang Undang yang terkait dengan KoÂperasi saat ini,” sebut KeÂtua MPW Perhimpunan BMT Sumatera Barat, Edi Kusmana, S.Ag, MM, disela-sela kegiatan, akhir pekan kemarin.
Dikatakan Edi Kusmana, Perhimpunan BMT SuÂmatera Barat dan Riau bagian dari Perhimpunan BMT Indonesia yang merupakan perkumpulan dari Koperasi Syariah yang hampir tersebar di 10 ProÂpinsi seluruh Indonesia. Dan saat ini sebut Edi Kusmana, sudah memiliki keÂanggotaan lebih dari 351 Koperasi Syariah BMT yang telah terakreditasi oleh PBMT Indonesia.
Kegiatan yang dilaksankan oleh Majelis Perwakilan Wilayah MPW Sumatera Barat dan ProÂvinsi Riau selama Dua hari itu menurut Edi Kusmana sangat perlu dan penting mengingat tantangan dan persaingan kedepan akan lebih berat. Tentu perlu sektor SDM yang handal dan siap bersaing secara nasional dan global serta mengetahui aturan perkoperasian hari ini seperti tindak lanjut dari self declare cloose loop dan lainnya.
Selain itu kegiatan workshop dan Bimtek ini dalam upaya menyatukan visi dan memantapkan program kerja tahunan dengan menyusun business plan yang baik, kompetitif berdaya saing serta memiliki perencanaan yang terÂstrukÂtur dan terukur.
Menurutnya, sudah saatnya menokohkan keberadaan Koperasi Syariah BMT di tengah-tengah persaingan yang kompetitif dengan pendekatan AkÂreditasi Koperaai berbasih PBMT, agar ini memberikan dampak kesehatan dan kemandirian kepada BMT yang ada di Indonesia keÂdepan.
Selain itu perlu dilakukan juga mengembangkan teknologi dan Infrastruktur keuangan koperasi berbasiss IT. Menjamin secara Sosial dan resiko melayani dengan konsep Taawun berbasia PBMT Taawun. “Selain menyusun program tahunan dan peningkatan SDM di tengah persaingan yang kompetitif tentu kegiatan ini dalam rangka membangun Silaturrahmi antar anggota dan calon anggota serta BMT- BMT yang ada di Sumatera Barat dan juga Riau,” ucap Edi Kusmana diiyakan Saputra Mansyur, SE, MM Ketua MPW Riau.
Sebelumnya Ketua PaÂnitia pelaksana Workshop dan Bimtek Rais, SEI, MM, menyebut peserta terdiri dari 10 BMT yang ada di Sumbar-Riau dengan mengÂhadirkan puluhan peserta. Selain itu juga menghadirkan narasumber dari MPP PBMT Indonesia yang berpusat di Jogjakarta, diantaranya H. Faisal Abdul Haris, SE, ME Selaku Ketua Internal MPP PBMT, H. Budi Santoso. SE, MM Selaku Bendahara MPP PBMT, RiÂfan Direktur PBMT Taawun dan Supriyan Jhondi, S.Sos, M.Si Selaku Direktur LAZNAS MKU PBMT Indonesia. “Pesertanya sebanyak 50 orang dari utusan 10 BMT yang ada di Sumbar dan Riau. Kemudian kita juga menghadirkan nara sumber dari MPP PBMT pusat. Dan acara kita dibuka Gubernur Sumbar bapak Mahyeldi yang diwakili oleh Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar, DR.Endrizal, SE.MM,” sebutnya. (uus)
















