SOLOK/SOLSEL

Kabagren Polres Solok Selatan Kompol H Syafrizen SH Datuak Rang Batuah, Salam Silaturahmi Jelang Ramadhan 1445 H

5
×

Kabagren Polres Solok Selatan Kompol H Syafrizen SH Datuak Rang Batuah, Salam Silaturahmi Jelang Ramadhan 1445 H

Sebarkan artikel ini
Kompol Syafrizen Datuak Rang Batuah

SOLSEL, METRO–Menyambut bulan puasa atau Ramadhan 1445 H tahun 2024, Kabagren Polres Solok Selatan Kompol H Syafrizen SH Datuak Rang  Batuah, termasuk umat muslim lain jelas ba­hagia. Sebagai anggo­ta Polda Sumbar yang bertugas di Polres So­lok Selatan dan juga sebagai penceramah, Syafrizen Datuak Rang Batuah mengajak umat muslim untuk te­tap menjaga tali sila­turahmi.

Kepada POSMET­RO, Kabagren Kompol  Syafrizen menmgaku bahwa untuk me­ma­hami agama Iislam ada tugas paketan untuk menjadi orang yang beruntung. “Bukan hanya beriman dan beramal soleh saja, tapi dilanjutkan dakwa watawa shaubil Haq dan watawa shaubil. shobri baru kita beruntung sempurna,” kata Syaf­rizen.

Dikatakan, dalam berdakwah sepertinya terkesan. Menceramahi orang lain secara lahir nampaknya seperti itu tetapi sesungguhnya secara batin bermakna.

Baca Juga  Pemkab Gencarkan Sosialisasi Aplikasi e-Book

Mengajak diri kita sendiri maka jika ada. Sampai ajakan kebaikan kepada kita seyogyanya kita bersikap umpama gelas kosong. Seolah-olah kita butuhkan walaupun kita mungkin lebih paham banyak. Ilmu dari yang menyampaikannya maka kita tidak boleh tampilan gelas penuh seolah-olah tidak menerima yang disampaikan. Menolak berarti sifat sombong bukan pakaian kita itu milik Iblis jin setan yg terkutuk laknatullah.

Yang disampaikan ajakan kebaikan kenapa. Tidak kita menerima dg Ikhlas bahkan kita ikut mendo’akan smg kebaikan itu didapatkan oleh orang yg me­nyampaikan tersebut

In Syaa Allaah dengan berpandangan positif berpikiran jernih dan baik lalu kita sama sama berbuat kebaikan In Syaa Allaah dg silahturahmi yg baik maka Allaah akan berkahi hidup kita sukses bahagia dunia akhirat “Hati-hati berucap  dan berpesan jangan sampai menyinggung perasaan oramg lain itulah. Manusia punya akal sehat semoga berkah,” ingat Syafrizen.

Baca Juga  November, Target Vaksin  Dipatok 70 Persen di Kota Solok

Jelang Ramadhan Maka tiada kebencian kpd siapa pun walaupun sebesar zarah dan lalu kita bertaubat dengan Taubat Nasuha.

In Syaa Allaah sambut bulan Ramadhan dg bersukacita dg saling memaafkan.  Besar harapan kita mendapatkan kemuliaan bulan Ramadhan yang penuh rahmat, Ampunan dan in Syaa Allaah dibebaskan dari azab Api neraka ”Dengan berpuasa di bulan Ramadhan dengan Iman dan perhitungan saatnya berjumpa dihari yang Fitri, kita bersih dan suci kembali seperti bayi yang baru lahir Aamiin3 YRA,” ucapnya. (ped)