PADANG, METRO–Nasib tragis dialami seorang pria bernama Dori Yuliadi (32), warga Tanah Sirah Bungus, Keluarahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, yang bekerja sebagai pencari barang bekas dengan cara menyelam di laut.
Pasalnya, Dori Yuliadi yang sempat dilaporkan hilang saat menyelam mencari besi bekas hingga akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan dengan kondisi meninggal dunia di perairan Bungus pada kedalaman 18 meter, Jumat (1/3) sekitar pukul 08.30 WIB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Abdul Malik mengatakan, korban dilaporkan hilang pada Kamis siang (29/2). Pencarian pada hari pertama, korban tidak berhasil ditemukan. Namun, pada pencarian hari kedua, upaya pencarian terhadap korban membuahkan hasil.
“Kodisi tubuh korban Dori Yuliadi saat ditemukan masih dalam kondisi utuh dan masih mengenakan satung tangan kerjanya untuk mencari barang bekas di dasar laut. Selain itu, tubuh korban juga tersangkut oleh tali kapal yang digunakannya untuk mencari besi bekas,” kata Abdul Malik kepada wartawam.
Dijelaskan Abdul Malik, dugaan sementara, penyebab korban tenggelam karena tersangkut tali kapal tersebut, sehingga korban tidak bisa kembali naik ke permukaan laut. Korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan hilang, namun berada pada kedalaman belasan meter.
“Setelah ditemukan, tim mengevakuasi korban dari dasar lalut lalu menaikkannya ke kapal. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Bungus untuk dilakukan pembersihan lalu diserahkan ke keluarga,” tambahnya.
Abdul Malik menjelaskan, dalam pencarian, tim dibagi menjadi dua. Tim satu melakukan pencarian dengan melakukan penyelaman di sekitar lokasi korban mencari barang bekas bersama rekannya. Sementara tim dua melakukan pencarian menggunakan LCR dan Sea rider Lantamal II.
“Dengan ditemukannya korban Dori, operasi pencarian dan pertolongan dihentikan. Kemudian semua unsur-unsur yang terlibat dalam proses pencarian korban, dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” ujarnya.
Selain itu, dikatakan Abdul Malik, berdasarkan keterangan dari rekan korban bernama Anto (42),, kejadian berawal ketika korban menyelam bersama temannya mencari besi bekas di perairan Bungus. Sistem kerjanya, korban dan rekannya akan bergantian menyelam ke dasar laut.
“Jadi mereka ini bergantian menyelam. Setelah korban menyelam 10 menit di dalam air, temannya ini memberi kode untuk bergantian. Teman korban pun menarik selang oksigen namun korban tidak ada, hanya selang oksigen yang muncul ke permukaan, saat itu temannya ini mencoba melakukan pencarian, namun tidak berhasil menemukan Dori,” tutupnya. (brm)












