SOLOK/SOLSEL

Pemko Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan, Harga Cabai dan Sayuran Tinggi

1
×

Pemko Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan, Harga Cabai dan Sayuran Tinggi

Sebarkan artikel ini
TINJAU— Wako Solok Zul Elfian lakukan peninjauan pemanfaatan lahan kosong di sekitar pekaramgan rumah.

SOLOK, METRO–Menyikapi tingginya harga cabai dan sayuran, Pemko Solok terus mendorong warga untuk memanfaatkan lahan di sekitar pekarangan rumah.

Dalam rangka memberikan contoh kepada masyarakat dalam hal pemanfaatan pekarangan sebagai upaya diversifikasi pangan, Dinas Pangan Kota Solok adakan gotong royong bersama dengan penanaman tanaman sa­yur-sayuran di pekarangan Kantor Dinas Pangan Kota Solok.

Salah satunya dengan tanaman cabai merah yang juga merupakan sa­lah satu langkah mendukung kebijakan nasional terhadap pengendalian inflasi daerah, dimana harga cabai merah saat ini cukup tinggi di pasaran.

Baca Juga  Bupati Khairunas Pastikan Kantor Pemerintahan Ditata dan Dirawat Kebersihannya

Kepala Dinas Pangan, Ade Kurniati, menyampaikan,  dengan gotong royong penanaman berbagai tanaman sayuran, diha­rapkan masyarakat dapat memanfaatkan lahan di sekitar pekarangan rumah mereka. Seperti tanaman cabe merah, terong, tomat, seledri dan tanaman obat seperti kunyit, jahe, kumis kucing, bunga telang serta tanaman buah seperti mangga, jambu, lengkeng, jeruk diharapkan dapat menjadi percontohan tidak hanya bagi pegawai dilingkup Dinas Panan tetapi juga bagi masyarakat sekitar.

“Melalui percontohan pemanfaatan pekarangan tersebut diharapkan dapat memotivasi pegawai dan masyarakat sehingga dapat mengkonsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA),” ujarnya.

Baca Juga  Ramadhani Kirana Putra Serahkan SK PPPK Tahun 2024

Selain itu Kepala Dinas menghimbau kepada seluruh pegawai Dinas Pangan untuk melakukan penanaman cabai di rumah masing-masing sebagai salah satu upaya mengedalikan inflasi.

“Untuk perawatan tanaman ini dilakukan gotong royong bersama sebulan sekali, sedangkan untuk perawatan harian dilakukan piket secara bergantian oleh pegawai Dinas Pangan,” tambahnya. (vko)