LUKI, METRO–Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025. Musrenbang mengusung tema “Dengan Musrenbang Kita Mantapkan Kualitas Infrastruktur dan Lingkungan untuk Mendukung Perekonomian Masyarakat Dalam Rangka Mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata Unggul”.
Musrenbang dibuka Wali Kota Padang Hendri Septa di Gedung Serbaguna PT Semen Padang, Jumat (23/2), dan dihadiri Anggota DPRD Kota Padang Surya Jufri Bitel, Miswar Jambak, dengan nara sumber Kepala Bappeda Kota Padang Yenni Yuliza.
Musrenbang ini diikuti 140 peserta, terdiri dari pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimca, para lurah, perwakilan perangkat daerah, unsur PKK, majelis taklim, bundo kanduang, unsur pemuda, organisasi lainnya, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama.
Camat Lubuk Kilangan, Afriadi Masbiran, mengatakan Musrenbang Kecamatan Luki merupakan lanjutan proses rakorbang di masing-masing kelurahan yang telah dilaksanakan bulan Januari 2024.
Dimana pada rakorbang tingkat kelurahan menghasilkan usulan prioritas yang berkaitan dengan masalah-masalah pembangunan serta masalah sosial kemasyarakatan lainnya. “Kami minta kepada peserta musrenbang untuk benar – benar melihat dan menelaah usulan prioritas yang akan diusulkan ke Musrenbang tingkat Kota Padang,” ujar Afriadi Masbiran.
Anggota DPRD Kota Padang Surya Jufri Bitel, mengatakan, pihaknya minta Pemko Padang untuk perbaikan jembatan Lubuk Sarik, penambahan SMA yang tidak bisa tertampung lagi bagi tamatan SMP. Kemudian rehab gedung Puskesmas Lubuk Kilangan dan penambahan puskesmas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan UMKM mandiri.
“Inilah program-program yang diusulkan di musrenbang,” ujar Surya Jufri Bitel.
Wali Kota Padang Hendri Septa dalam arahannya, menyatakan Kota Padang diharapkan menjadi kota jasa yang berkelanjutan dan memberikan semua kebutuhan masyarakat, tidak saja Kora Padang tapi seluruh warga Sumbar.
Sebagai contoh kebutuhan kesehatan dimana bertambah jumlah rumah sakit di Kota Padang dan ini dapat memenuhui kebutuhan masyarakat agar kesehatan terjamin, selaian itu untuk sektor pendidikan.
“Pemko Padang telah menyiapkan 500 ruang kelas baru. Dan ini juga salah satu upaya menyiapkan pembangunan jangka panjang 2024 – 2045, serta sektor lain,” sebut wako.
Dikatakan Hendri Septa, musrenbang tahun ini merupakan musrenbang transisi 2024–2025 dan juga Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045 yang harus selaras dengan pemabanagunan Jangka Panjang Provinsi Sumbar dan Nasional (Pusat)
Hendri Septa berharap, Kecamatan Lubuk Kilangan tampil sebagai Kecamaran yang unik dan lebih baik dari kecamatan lainnya.
“Kami telah memasukan Lubuk Kilangan sebagai salah satu program pembangunan wisata wilayah timur seperti Goa Kelalawar. Musrenbang ini menjadi media interaktif bagi segenap stakeholder untuk menetapkan program dan kegiatan kecamatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung prgram dan kegiatan,” beber Hendri Septa. (ped)






