METRO PADANG

DLH Janji akan Angkut Semua Tumpukan Sampah, Warga Diimbau Letakkan Sampah Sebelum Pukul 05.00 WIB

0
×

DLH Janji akan Angkut Semua Tumpukan Sampah, Warga Diimbau Letakkan Sampah Sebelum Pukul 05.00 WIB

Sebarkan artikel ini
SAMPAH BERSERAKAN— Kondisi sampah di salah satu Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara yang berada di kawasan Andalas, Kecamatan Padang Timur yang berserakan di luar kontainer sampah yang telah disediakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kamis (22/2).

AIEPACAH, METRO–Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Fadelan Fitria Masta, berjanji persoalan sampah yang menumpuk di “TPS liar” di pinggir jalan, jalan Adinegoro-Lubukbuaya, bakal dituntas­kan. Ia berjanji seluruh sampah yang adi di tujuh ti­tik tersebut akan dibersihkan paling lambat, Ka­mis (22/2) malam.

“Kami dari DLH akan mengerahkan seluruh petugas kebersihan untuk membereskan hal tersebut. Sebelumnya ka­mi meminta maaf kepada masyarakat Kota atas ke­tidak­nyamanannya, kami berjanji hingga nanti ma­lam perihal sampah yang menumpuk di TPS-TPS liar akan di selesaikan, besok akan normal kembali,” kata Fadelan, kepada POS­ME­TRO, Kamis (22/2).

Menurutnya, Kota Pa­dang masih kekurangan TPS-TPS resmi yang dikelola oleh Pemko. Saat ini hanya ada 148 TPS dan dibutuhkan 98 titik lagi yang harus dihadirkan, dengan demikian TPS-TPS liar akan hilang.

“Seandainya jumlah TPS cukup, maka TPS-TPS liar itu tidak akan ada lagi. Namun kita menemukan kendala bahwa untuk menambah 98 titik TPS tersebut selain keterbatasan kontainer, keterbatasan lokasi juga menjadi kendala, terutama di pusat-pusat kota,” katanya.

Menurutnya, warga banyak yang menolak di lahannya akan dijadikan sebagai TPS, karena selain mengganggu pemandangan, juga mengeluarkan bau tidak sedap.

Jadi, dengan kekurangan TPS-TPS resmi tersebut, Kota Padang harus siap dengan konsekuensi munculnya berbagai TPS liar.

Oleh sebab itu, Pemko Padang, kata Fadelan, memiliki 29 dump truk yang mengangkut sampah-sampah yang disebar di pinggir-pinggir jalan atau TPS liar yang berangkat setiap hari sesuai jadwal. Setiap dump truk diikuti empat atau lima petugas yang bertanggung jawab untuk mengangkat sampah ke truk.

Selain itu, Pemko Pa­dang juga memiliki becak motor (betor) yang juga bertugas menyisir sampah di pinggir-pinggir jalan usai dilewati oleh dump truk.

“Yang menjadi kendala masih adanya sampah yang menumpuk di jalan tersebut adalah sampah tersebut dibuang oleh warga usai truk dan bentor tersebut telah melaksanakan tugasnya. Pasalnya, truk dan bentor tersebut memiliki jadwal jam masing-masing,” katanya.

“Walaupun warga mem­buang sampah di TPS liar, jika tidak lewat dari pukul 05.00 wib, pasti akan diangkut petugas kebersihan, karena kita menargetkan pukul 05.00 wib tersebut semuanya sudah clear. Yang menjadi permasalahan selama ini adalah warga membuang sampah lewat dari jam tersebut, truk serta betor sisir kita juga sudah lewat,” pungkasnya. (brm)