METRO PESISIR

Seluruh Nagari di Padangpariaman harus Miliki KSB

0
×

Seluruh Nagari di Padangpariaman harus Miliki KSB

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN KSB— Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menghadiri kegiatan pelatihan peningkatan SDM bagi Kelompok Siaga Bencana (KSB).

PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur  menyatakan Kelompok Siaga Bencana (KSB) ini merupakan pekerja sosial yang tidak digaji. Namun, kelompok siaga bencana ini melekat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam melaksanakan tugas dalam memberikan mitigasi bencana serta garda terdepan ketika terjadi bencana.

“Meski begitu, Pemkab Padangpariaman memberikan arahan terkait kelompok siaga bencana di Nagari Batu Kalang Utara Kecamatan Padang Sago agar terus tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, usai memberikan arahan pada  pelatihan Kelompok Siaga Bencana (KSB)  .

KSB merupakan pekerja sosial yang tidak digaji, namun melekat dengan BPBD dalam melaksanakan tugas dalam memberikan mitigasi bencana serta garda terdepan ketika terjadi bencana.

Baca Juga  Bawaslu Pariaman Temukan 1.168 Pelanggaran Pemasangan APK

Makanya, perlu pelatihan untuk meningkatkan SDM Kelompok Siaga Ben­cana yang ada di Ka­bupaten Padangpariaman untuk menghadapi kesiapsiagaan bencana, BPBD bekerjasama de­ngan BPBD Provinsi Su­matera Barat, menggelar pembinaan KSB, monitoring dan evaluasi kegiatan KSB.

“Secara umum, wilayah Sumatera Barat, termasuk Padangpariaman merupakan wilayah rawan bencana, baik secara geologis, hidrologis, geografis dan demografis. Padangpariaman dengan panjang garis pantai sangat berpotensi terhadap ancaman risiko bencana,” ujarnya.

Makanya, perlu  KSB di setiap nagari dalam Kabupaten Padangpariaman. Saat ini seluruh nagari telah mempunyai KSB,” ujarnya.

Apalagi katanya, dalam proses penyelenggaraan penanggulangan bencana, terdiri atas 3 tahap yang meliputi: pra-bencana, seperti kegiatan yang diakukan saat ini, saat tanggap darurat, dimana saat terjadinya bencana dan pasca bencana, atau penanganan setelah bencana.

Baca Juga  Wako Pariaman Kunjungi Markas Koarmada II TNI AL

“Bencana merupakan suatu kejadian yang tidak dapat diprediksi, ia datang secara tiba-tiba dan bersifat sangat merusak seluruh sendi kehidupan baik ekonomi, sosial dan lain-lainya. Pengalaman selama ini telah menunjukkan, bahwa bencana seperti tsunami dan gempa, tidak satupun instansi dan teknologi yang mampu secara pasti mem­prediksinya, apalagi untuk mencegahnya,” ujar­nya.

Namun katanya,  dalam penanganan bencana, perlu meningkatkan SDM dari KSB , karena dengan SDM yang handal yang telah terbekali, maka KSB yang ada di Padangpariaman akan menjadi sosok agen perubahan yang menjadi contoh bagi masyarakat lainya,” tandasnya mengakhiri. (efa)