PADANG, METRO–Indikasi calon anggota DPR RI dari Sumbar I mulai terlihat pada Real Count KPU RI. Hasil ini masih data sementara yang dikeluarkan KPU RI. Seluruh data bisa berubah seketika sampai progres penghitungan suara mencapai angka 100 persen.
Diketahui, lima hari setelah pencoblosan Pemilu 2024, perhitungan suara real count DPR RI untuk daerah pemilihan Sumatera Barat 1 (Sumbar 1) terus berjalan. Data terbaru dari laman hitung suara KPU RI menunjukkan bahwa 58,59% suara atau 5.841 dari 9.970 TPS telah masuk, pukul 17.00 WIB, Senin (19/2).
Pantauan dari laman https://pemilu2024.kpu.go.id tersebut hasilnya, terdapat delapan Partai Politik (Parpol) yang berpotensi mengantarkan Caleg ke Senayan atau DPR RI. Yaitu, PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, PKS, PAN, dan Demokrat.
Adapun jumlah suara sementara yang diperoleh parpol tersebut sebagai berikut: PKB: 44.905 (5,62 persen), Gerindra: 125.001 (15.64 persen), PDIP: 83.385 (10.43 persen), Golkar: 99.467 (12,44 persen), Nasdem: 148.804 (18,62 persen), PKS: 84.261 (10.54 persen), PAN: 99.474 (12.44 persen), Demokrat: 37.561 (4,7 persen).
Menariknya, meski capres-cawapres Ganjar-Mahfud tidak mendapat banyak suara di Sumbar pada Pilpres 2024, PDIP diprediksi dapat mengantarkan satu calegnya ke Senayan. Padahal pada Pemilu 2019, PDIP tidak memiliki perwakilan dari Sumbar 1 di Senayan.
PKB memberikan kejutan di Sumbar 1. Selama ini tidak ada caleg PKB dari Sumbar 1 atau Sumbar 2 berhasil yang melaju ke DPR RI. Kali ini, khusus dapil Sumbar 1 ada potensi kandidat yang akan masuk ke Senayan.
Sementara itu, berikut para caleg dari kedelapan parpol di dapil Sumbar 1 yang mendapat suara dominan.
PKB. Di PKB potensi caleg yang bisa masuk DPR RI ada satu, yaitu Rico Alviano dengan perolehan suara (15.657).
Gerindra. Partai Gerindra pada Pemilu sebelumnya berhasil mengantarkan dua calegnya ke Senayan. Namun tahun Gerindra berpotensi mengantarkan tiga calegnya ke Senayan. Tiga caleg dari Partai Gerindra dengan suara tertinggi. Yaitu, Andre Rosiade mendapat suara tertinggi, yakni (51.936 suara). Lalu disusul Vasko Ruseimy (15.261 suara), dan dr. Suir Syam (14.622 suara).
PDIP. Meski capres Ganjar-Mahfud mendapatkan suara sangat kecil di Sumbar, bukan berarti caleg yang maju di PDIP tidak memiliki kesempatan lolos ke DPR RI Dari Sumbar 1, ada dua caleg PDIP yang memiliki suara cukup tinggi. Yakni, Alex Indra Lukman (30.893 suara) dan Zahra Mardia Anwar (27.602 suara).
Golkar. Di Partai Golkar terdapat tiga caleg yang mendapatkan suara cukup besar. Akan tetapi potensi caleg Golkar dari Sumbar 1 lolos ke DPR RI belum cukup jelas satu atau dua orang. Ketiga caleg yang mendapat suara dominan yaitu Zigo Rolanda (29.327 suara), Darul Siska (24.139 suara), dan Weno Aulia (20.770 suara).
Nasdem. Partai Nasdem diperkirakan mendapat efek ekor atas pencalonan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024. Meski dari hitung cepat suara Anies-Muhaimin tertinggal jauh dari Prabowo Subianto, namun caleg dari Partai Nasdem di dapil Sumbar 1 berpotensi bakal lolos lebih dari satu. Sebelumnya, Nasdem hanya mampu mengantarkan 1 calegnya ke Senayan.
Berikut tiga caleg Nasdem yang mendapat suara dominan di Dapil Sumbar, Lisda Hendrajoni (44.641), Irwan Afriadi (25.903), Shadiq Pasadigoe (29.884).
PKS. PKS disebut-sebut berjaya di Sumbar. Bahkan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah merupakan kader Ketua DPW PKS Sumbar. Sejak Pemilu 2004, PKS tidak pernah absen mengantarkan kadernya ke Senayan dari Dapil Sumbar 1. Pada Pemilu 2024 situasi itu tidak jauh berbeda. Diperkirakan mampu meloloskan satu hingga dua kursi ke Senayan. Caleg dengan dua suara tertinggi dari PKS, yaitu Rahmat Saleh (28.367) dan Hermanto (20.221).
PAN. PAN pada masanya pernah berjaya dan menjadi pemenang Pemilu di Sumbar. Pada Pemmilu 2024, PAN diperkirakan dapat mengantarkan satu calegnya ke DPR RI dari Dapil Sumbar 1. Yaitu Athari Ghauti Ardi (45.110).
Partai Demokrat. Pada Pemilu 2004 dan 2009, Partai Demokrat menjadi partai besar di Sumbar. Namun, pada Pemilu 2024 belum diketahui nasibnya, apakah mampu mengantarkan salah satu calegnya ke DPR RI atau tidak. Semua nanti tergantung hasil perhitungan suara di KPU. Mulai dari kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga KPU RI. Saat ini Partai Demokrat merupakan partai paling bawah persentase suaranya. Adapun caleg yang menunggu harapan untuk lolos dengan suara yang didapatinya adalah Darizal Basir (13.517 suara).
Berdasarkan keputusan KPU bahwasannya di Sumbar 1 alokasi kursi untuk DPR RI hanya terdapat sebanyak 8 kursi. Artinya, nama-nama tersebut masih berpotensi tidak lolos atau belum aman. Terutama yang memperoleh suara urutan yang paling bawah. (fer)






