JATI, METRO —Satu unit toko bangunan, balai pemuda serta rumah kontrakan mengalami rusak berat setelah hangus terbakar, Sabtu (17/2) siang sekitar pukul 11. 36 WIB. Petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk memadamkan api karena banyaknya material yang mudah terbakar di lokasi kejadian.
Kebakaran yang menghabisi tiga bangunan di kawasan padat penduduk, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 6, Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur itu, juga menyebabkan tiga orang yang menjadi korban kebakaran terpaksa harus mengungsi.
“Saksi melihat api sudah membesar di tokonya dan langsung melaporkan ke Dinas Damkar pukul 11.36 WIB. Armada akhirnya sampai ke lokasi pada pukul 11.42 WIB,” kata Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutan Hendra.
Menurutnya, untuk memadamkan api diturunkan 11 unit armada dengan 60 personel. Di toko bangunan tersebut, terdapat banyak material-material yang mudah terbakar, sehingga cukup menyulitkan petugas pemadam dalam menjinakkan api. Selain itu, kondisi cuaca yang panas membuat proses pemadaman cukup sulit.
“Banyaknya material yang mudah terbakar ditambah cuaca panas, menyulitkan personel dalam menjalankan tugas. Sehingga api baru berhasil dipadamkan kurang lebih satu jam setelahnya,” kata Sutan.
Beruntung dalam musibah yang terjadi tersebut tidak ada korban jiwa. Namun akibatnya tiga orang penghuni kontrakan dan toko bangunan harus mengungsi karena mengalami kerusakan berat. Selain itu, untuk kerugian yang timbul akibat musibah ini ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Berdasarkan catatan Damkar Padang, menurut Sutan, jika tidak ditangani sesegera mungkin maka kebakaran akan berdampak pada tujuh bangunan lain yang berada di kawasan setempat.
“Setelah selesai proses pemadaman, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi sumber api,” katanya.
Sementara itu, menurut keterangan pihak toko bangunan Rasil (24), toko adalah milik Ali Imran (69). Di dalam toko terdapat berbagai bahan bangunan seperti tiner, cat, dan lainnya.
“Waktu kejadian toko dalam keadaan buka, api tiba-tiba terlihat dari arah belakang bangunan. Semuanya langsung bergegas keluar,” katanya.
Selain Damkar Padang, upaya pemadaman juga turut dibantu oleh TNI, Polisi Militer, Kepolisian, PMI, Satpol-PP, dan PLN. Sedangkan, aparat kepolisian dari Polresta Padang serta Polsek Padang Timur telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian demi kepentingan penyelidikan. (brm)






