BERITA UTAMA

Wanita Lansia Tewas Membusuk, Tubuhnya Dikerumuni Belatung, Korban Tinggal Sendirian di Rumah

0
×

Wanita Lansia Tewas Membusuk, Tubuhnya Dikerumuni Belatung, Korban Tinggal Sendirian di Rumah

Sebarkan artikel ini
TEWAS MEMBUSUK— Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat wanita lansia yang sudah membusuk di dalam rumahnya di Kecamatan Koto Tangah.

PADANG, METRO–Tragis. Seorang ibu rumah tang­ga (IRT) yang sudah lanjut usia ditemukan tewas dengan kondisi tubuh membusuk di dalam rumah­nya di jalan Cikarau, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Jumat, (16/2) sekitar pukul 09.00 WIB.

Sontak saja, penemuan tersebut membuat geger warga setempat hingga membuat warga berbon­dong-bondong mendata­ngi TKP untuk menyaksikan­nya. Namun, karena bau yang sangat menyengat, warga tidak sanggup ma­suk ke dalam rumah dan hanya bisa melihat dari luar rumah.

Sementara, di dalam rumah yang berdinding lobrik, jenazah korban te­geletak di lantai dekat meja makan dan dekat dengan kamar mandi. Tubuhnya sudah mulai hancur dise­limuti ulat belatung, ke­palanya menghitam dan ta­ngan kirinya tinggal tu­lang.

Tak lama berselang, Tim Inafis Polresta Padang dan personel Polsek Koto Tangah datang ke lokasi setelah menerima laporan dari warga untuk melaku­kan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah itu, jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit untuk di­bersihkan.

Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina mengatakan, korban yang ditemukan tewas mem­busuk di dalam rumahnya, diketahui bernama Suryani (70). Korban ditemukan pertama kali oleh saksi ber­nama Melia, lantaran men­cium bau yang me­nye­­ngat dari rumah korban.

“Kronologis kejadian yaitu saat saksi bernama Melia mencium bau tidak sedap yang cukup me­nyengat, lalu Saksi menco­ba untuk mencari sumber bau tersebut dan akhirnya sampai ke rumah korban,” katanya.

Dilanjutkannya, sesam­pai di rumah korban saksi melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka dan me­ne­mukan tubuh korban dalam keadaan tertelung­kup di lantai dengan kon­disi yang sudah mempri­hatinkan. Tidak kuasa me­nyak­sikan itu, saksi pun akhirnya memberitahukan kepada warga lainnya dan meminta untuk membe­rita­hukan kepada Ba­bin­kamtibmas setempat.

“Babinkamtibmas Da­dok Tunggul Hitam Bripka Ishak Kamaruzaman yang mendapatkan laporan dari warga tersebut langsung mendatangi lokasi dan melaporkan ke Pawas, Kan­tor Reskrim serta Tim Identifikasi Polresta Pa­dang untuk dilakukan pe­nyelidikan dan evakuasi terhadap korban,” ulas­nya.

Dikatakan Ipda Yanti,  tim selanjutnya membawa mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar. Namun, pihak ke­luarga yang mendatangi lokasi menolak untuk dila­ku­kan autopsi maupun vi­sum terhadap mayat kor­ban. Pasalnya, keluarga meyakini korban mening­gal akibat sakit.

“Diduga, korban ini me­ninggal sejak beberapa hari belakangan. Hal itu melihat kondisi tubuh kor­ban yang sudah membu­suk. Korban ini tinggal sen­dirian di rumah itu. Jena­zah korban sudah dise­rahkan kepada keluarga untuk di­kuburkan di Pema­kaman Umum Dadok Tung­gul Hi­tam,” tutupnya. (brm)