BERITA UTAMA

Duel Maut Ayah dengan Anak Tiri, Mardi Tewas, Yoko Luka-luka

3
×

Duel Maut Ayah dengan Anak Tiri, Mardi Tewas, Yoko Luka-luka

Sebarkan artikel ini
DIRAWAT— Yoko (25) mendapatkan perawatan akibat luka bacokan dari ayah tirinya saat terlibat perkelahian. Sedangkan ayah tirinya meninggal dunia terkena kayu balok.

PESSEL METRO–Mengerikan. Perkelahian maut yang melibatkan ayah tiri dan anak tirinya terjadi di Kampung Kapencong, Kenagarian Kapencong Lubuk Gambir, Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (11/2) sekira pukul 00.30 WIB.

Akibatnya, sang ayah tiri bernama Ali Mardi (50) meninggal dunia akibat kepalanya dihantam menggunakan balok kayu. Sedangkan anak tirinya Yoko (25) mengalami luka bacok pada bagian wajah dan lengan tangannya hingga ha­rus mendapatkan perawatan medis.

Tragedi berdarah itu sempat membuat gempat warga setempat hingga berdatangan ke lokasi. Tak lama berselang, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pessel bersama jajaran Polsek Bayang juga datang untuk melakukan olah TKP lalu mengamankan Y untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Bayang, AKP M Thamrin mengatakan, perkelahian bermula saat Ali Mardi mendatangi rumah nenek Yoko pada Sabtu (10/2) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, Ali Mardi datang untuk mencari istrinya yang merupakan ibu kandung dari Yoko.

“Saat mencari istrinya, korban bertanya kepada Yoko, namun pelaku tidak menyahut. Setelah tidak menyahut, korban pergi. Namun, sekira pukul 00.30 WIB pada Minggu (11/2), korban kembali datang ke rumah nenek Yoko,” ungkap AKP M Thamrin.

AKP M Thamrin menjelaskan, ketika datang ke­dua kalinya, korban langsung mengarahkan pisau ke arah dada pelaku. Namun, pelaku berhasil me­ngelak sehingga pisau me­ngenai lengan tangan kirinya hingga mengalami luka robek yang cukup dalam.

“Dalam kondisi terluka dan merasa terancam, pelaku mencoba lari keluar rumah, sehingga terjadi perkelahian antara korban dan pelaku. Sehingga, kedua lengan pelaku dan wajahnya pun terkena bacokan pisau dari korban,” jelas AKP M Thamrin.

Seelah mengalami luka pada wajah dan lengannya, kata AKP M Thamrin, pelaku mengambil sebuah kayu balok dengan niat membela dirinya. Pelaku pun langsung memukul kepala korban hingga membuat korbn terkapar bersimbah darah.

“Korban ini usai membacok pelaku, dibalas oleh pelaku menggunakan ba­lok kayu dan mengenai kepala korban. Akibatnya, korban jatuh ke tanah dengan posisi tertelungkup dan mengeluarkan banyak darah. Warga yang melihat kejadian itu langsung me­larikan keduanya ke Pus­kesmas,” katanya.

AKP M Thamrin menuturkan, setelah korban diba­wa ke Puskesmas, tim medis yang sudah melakukan pemeriksaan menyatakan korban sudah meninggal dunia. Sedangkan pelaku dibawa ke rumah sakit lantaran mengalami banyak luka robek pada bagian wajah dan lengannya.

“Pelaku kami amankan setelah mendapatkan perawatan medis. Pelaku ma­sih menjalani pemeriksaan intensif terkait kejadian ini. Sedangkan jenazah korban kami serahkan kepada pihak keluarga di Nagari Koto Ranah, untuk dikebumi­kan,” tutupnya. (rio)