BERITA UTAMA

Pemandian Ikan Larangan Lubuk Landur Makan Korban, Pengunjung Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

0
×

Pemandian Ikan Larangan Lubuk Landur Makan Korban, Pengunjung Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Sebarkan artikel ini
TERTIMPA POHON— Penampakan pohon tumbang yang menimpa pengujung hingga tewas di objek wisata Pemandian Ikan Larangan Lubuk Landur.

PASBAR, METRO–Menikmati liburan bersama keluarganya, seorang bocah perempuan tewas tertimpa pohon tumbang saat mandi-mandi di objek wisata Pemandian Ikan Larangan Lubuk Landur, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (11/2) sekitar pukul 12.30 WIB.

Insiden itu sontak saja membuat pengunjung objek wisata tersebut dibuat panik. Mereka langsung memberikan pertolongan kepada korban berinisial N (12) warga Talao, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, dengan mengangkat pohon yang tumbang menimpa korban.

Orang tua korban yang berada di lokasi dibuat histeris melihat korban yang tak lagi bernyawa karena mengalami luka yang sangat parah. Korban pun selanjutnya dibawa ke rumah sakit lalu diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan.

Baca Juga  Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Senilai Rp 1,3 Miliar di Jateng

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Afrizal kepada TribunPadang.com mengatakan saat kejadian korban tengah mandi-man­di di sungai ikan larangan dan tiba-tiba satu po­kok pohon kayu patah yang kemudian menimpa korban.

“Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tadi siang. Korban sudah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka,” katanya Afrizal kepada wartawan.

Dijelaskan Afrizal, tumbangnya pohon yang berada persis di pinggir sungai itu  diduga akibat angin kencang dan pohon dalam kondisi sudah mati. Sehingga tidak ada yang menduga akan ada kejadian seperti itu.

Baca Juga  Bupati Sutan Riska Resmikan Jembatan Gantung Siguntur, Akses Penting Sektor Pertanian Masyarakat

“Selain itu, juga ada pohon tumbang di Nagari Kajai Selatan, Kecamatan Talamau yang menutup badan jalan sehingga akses jalan Simpang Empat-Talamau terganggu sementara namun itu juga sudah selesai ditangani,” ujarnya.

Afrizal menuturkan, pihaknya mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan terha­dap cuaca ekstrem yang belakangan ini sering terjadi. Terpenting, hindari berada di bawah pohon-pohon yang kodisinya su­dah lapuk maupun mati.

“Begitu juga kepada pengelola tempat wisata untuk selalu memperhatikan keamanan dan kenyamanan pengunjung sehingga masyarakat merasa tenang ketika berlibur,” tutupnya. (end)