PADANG, METRO – Hendak pulang ke rumah dari tempat kerjanya, mekanik bengkel ini ditemukan oleh istrinya dalam kondisi sudah jadi mayat tergeletak di samping rumah warga di Tanjung Saba, Kelurahan Tanjung Saba, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu (16/2). Hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti tewasnya korban.
Saat ditemukan, korban yang diketahui bernama Antoni Achrius (46) yang rumahnya tidak jauh dari lokasi tempat korban ditemukan dengan posisi telentang di atas rumput, masih mengenakan pakaian, namun barang-barang bawaanya seperti handphone, kacamata, charger, dan sejumlah uang tunai berserakan di dekat korban.
Petugas Polsek Lubuk Begalung bersama Tim Identifikasi Polresta Padang yang mendapatkan laporan adanya penemuan mayat itu langsung mendatangi lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi serta memasang garis polisi di lokasi. Setelah itu, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan visum.
Informasi yang dihimpun, ditemukannya korban dalam kondisi tidak bernyawa, berawal ketika istri korban Subaika (43) merasa cemas karena korban sejak Jumat (15/2) pergi kerja, tidak juga kunjung pulang ke rumah Sabtu (16/2). Pagi harinya, pukul 06.00 WIB, Subaika kemudian pergi ke bengkel tempat kerja korban, namun rekan kerja korban memberikan informasi kalau korban sudah pulang sekitar pukul 04.00 WIB.
Mendapat informasi iitu, Subaika kembali pulang ke rumahnya, namun setiba di rumah, korban tidak juga ditemukan di rumah. Curiga telah terjadi sesuatu padan korban, Subaika kemudian berusaha mencari korban di sekitar lingkungan rumahnya. Saat tiba di lokasi kejadian, korban kemudian melihat orang yang sedang telentang di atas tanah.
Saat didekati, ternyata orang tersebut merupakan suaminya. Subaika kekudian berusaha membangunkan korban, mamun korban tidak juga bangun dan tidak bergerak. Ketika Subaika memegang tubuh suaminya, ternyata sudah terasa dingin dan tidak lagi bernafas. Sontak, Subaika histeris dan memberitahukan kepada warga lainnya untuk membantu korban.
Warga yang mendengar teriakan Subaika, kemudian berbondong-bondong ke lokasi, dan saat di cek ternyata korban telah meninggal dunia. Warga kemudian memberitahukan kepada petugas Polsek Lubeg. Tak lama berselang, polisi langsung datang ke lokasi melakukan upaya kepolisian dan mengevakua jasad korban ke rumah sakit.
Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Rico Fernanda mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban dengan melakukan visum dan juga memintai keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi saat jasad korban ditemukan.
“Di lokasi sudah dilakukan identifikasi dan olah TKP. Yang menemukan korban pertama kali merupakan istri korban. Jadi korban ini tidak pulang semalaman dari tempat kerjanya, sehingga isteri korban mencarinya hingga korban ditemukan di samping rumah warga yang tidak berada jauh dari rumah korban,” kata AKP Rico.
AKP Rico menjelaskan korban ditemukan dengan posisi telentang, dan barang-barangnya berserakan. Dari pemeriksaan saksi, sebelum korban ditemukan meninggal, pemilik rumah yang berada di dekat lokasi sempat mendengar suara rintihan kesakitan, namun ia tidak mengetahui sumber suara tersebut.
“Ada warga yang mau sholat Subuh mendengar suara korban kesakitan, tapi warga itu tidak mengeceknya. Jasad korban sudah dibawa ke rumah sakit dan masih menunggu persetujuan keluarga untuk visum luar atau visum dalam. Yang jelas kita masih selidiki penyebab pasti meninggalnya korban,” pungkas AKP Rico. (rgr/r)











