OLAHRAGA

Muncul Tuduhan, Christian Horner Diselidiki di Red Bull

0
×

Muncul Tuduhan, Christian Horner Diselidiki di Red Bull

Sebarkan artikel ini
Christian Horner

Christian Horner yang menjadi Kepala tim Red Bull, sedang menjalani penyelidikan eksternal se­telah dituduh oleh anggota staf lain di tim Formula One mengenai perilakunya.

Dilansir dari The Guar­dian, Selasa (6/2), Horner dengan tegas menolak tuduhan yang dilaporkan secara luas terkait perilaku yang tidak pantas.

Laki-laki berusia 50 ta­hun itu, menjadi salah satu kepala tim paling sukses di F1 modern yang telah me­mimpin enam kejuaraan dunia konstruktor dan tujuh gelar pembalap di Red Bull Racing.

Mengenai tuduhan yang muncul tersebut, ia kemudian berkata, “Saya sepenuhnya menyangkal klaim ini.”

Baca Juga  Cabor Panjat Tebing, 3 Atlet Sumbar Lolos Babak Kualifikasi

Red Bull, perusahaan minuman energi Austria pemilik tim F1, mengonfirmasi penyelidikan sedang dilakukan.

“Setelah mengetahui adanya tuduhan tertentu baru-baru ini, perusahaan meluncurkan penyelidikan independen,” katanya.

Perusahaan menangani masalah ini dengan sangat serius dan penyelidikan akan diselesaikan sesegera mungkin.

Horner sendiri menjadi kepala tim yang paling lama menjabat di antara 10 tim F1 saat ini, Ia dibawa untuk menjalankan Red Bull ketika tim Jaguar dibeli oleh perusahaan minuman e­nergi tersebut pada tahun 2004.

Itu adalah peran pertamanya di F1 setelah sebe­lumnya mendirikan dan kemudian menjalankan tim Formula 3000 Arden.

Baca Juga  Berprestasi di Musim 2024-2025, Bintang NBA Jimmy Butler Siap Beli Saham Juara Piala FA Crystal Palace

Red Bull membawanya untuk mengambil alih Jaguar sedang kesulitan di lini tengah pada saat itu, tetapi Horner sejak itu berhasil mencapai kisah sukses yang luar biasa dan perluasan tim menjadi salah satu yang terbesar di F1 yang kini juga memproduksi mesinnya sendiri.

Ia berperan penting dalam membawa desainer Adrian Newey ke Red Bull pada tahun 2006, mereka meraih kemenangan pertama mereka pada tahun 2009. (jpg)