METRO SUMBAR

Baznas Rehab Rumah Tidak Layak Milik Badrijon

0
×

Baznas Rehab Rumah Tidak Layak Milik Badrijon

Sebarkan artikel ini
PELETAKAN BATU PERTAMA—Bupati Tanahdatatr Eka Putra meletakkan batu pertama untuk pembangunan rehab rumah milik Badrijon, di Nagari Labuah, Kecamatan Lima Kaum, Kamis (1/2).

TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bantuan Baznas Kabupaten Tanah Datar tahun 2024 atas nama Bad­rijon di Nagari Labuah Kecamatan Lima Kaum, Kamis (1/2).

Hadir juga pada kesempatan tersebut Camat Lima Kaum Ikrar Pahlevi beserta Forkopimca, Ketua Baznas Tanah Datar Yasmansyah beserta jajaran, Wali Nagari se Kecamatan Lima Kaum, Ketua Kera­patan Adat Nagari (KAN) Nagari Labuah, Ketua BPRN, Angku-angku, Niniak mamak, Bundo kanduang, Tokoh masyarakat, pemuda dan undangan lainnya.

Bupati Eka Putra pada kesempatan tersebut me­nyampaikan ucapan terima kasih sekaligus apresiasi kepada Baznas Tanah Datar, yang telah menyalurkan bantuan untuk rehab rumah tidak layak huni kepada masyarakat.  “Saya atas nama Pemerintah Da­erah Tanah Datar mengucapkan terima kasih kepada Baznas yang telah me­nyalurkan bantuan rehab RTLH kepada Badrijon se­keluarga, untuk itu Saya mengajak kepada warga nagari Labuah untuk bersama-sama mensukseskan program ini,” ajaknya.

Bupati Eka juga me­ngimbau kepada segenap masyarakat Tanah Datar khususnya warga nagari Labuah untuk mendukung program Baznas dengan menyalurkan zakatnya me­lalui Baznas Tanah Datar, sehingga dapat dikelola dengan baik.  “Yakinlah bapak dan ibuk, zakat yang bapak ibuk salurkan melalui Baznas akan dikembalikan dengan jumlah yang lebih besar melalui ber­bagai programnya,” ujar Bupati.

Selanjutnya, Bupati Eka Putra juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan  kekompakan untuk mendukung wali nagari dalam  mengemban amanah untuk menjalankan roda pemerintahan di nagari.

Diakhir sambutannya, Bupati juga mengingatkan agar masyarakat nagari Labuah menyikapi pesta demokrasi yang akan dilaksanakan beberapa hari ke depan dengan bijak.  “Saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan pesta demo­krasi nanti sebagai Pemilu Badunsanak, jangan sampai termakan isu dan informasi bohong (hoaks). Untuk itu, mari terus kita jaga kekompakan dan kebersamaan di nagari,” tukasnya.

Sementara, Ketua Baznas Tanah Datar Yasmansyah mengatakan bantuan RTLH atas nama Badrijon ini sudah ditetapkan pada tahun 2023 kemarin dan baru dilaksanakan diawal tahun 2024 ini.  “Bantuan RTLH ini berjumlah Rp. 27,5 juta rupiah dan sebelum­nya kami juga sudah mela­kukan survei untuk menentukan siapa yang paling berhak. Atas dasar itu, maka terpilihlah keluarga bapak Badrijon,” terang­nya.

Yasmansyah juga menjelaskan, selain program bantuan rehab RTLH, Baznas Tanah Datar juga memiliki berbagai program lainnya yang tujuan utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan masya­rakat. Diantaranya ada program bantuan pendidikan, bantuan biaya pengobatan, bantuan modal usaha dan lainnya.  “Intinya kami memiliki program yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat. Untuk itu kami berharap ma­syarakat mau mempercayakan kepada kami untuk mengelola dan me­nyalurkan zakatnya kepada yang lebih berhak,” sampainya.

Dilain pihak, Z. Dt. Simarajo Nan Putiah saat mewakili keluarga besarnya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Eka Putra yang telah meluangkan waktu dan bersedia meletakkan batu pertama pembangunan rehab rumah Badrijon.  “Alhamdulillah, kami sekeluarga sa­ngat bangga sekali atas kesediaan bapak Bupati meletakkan batu pertama pembangunan rumah ini. Ini sebuah kehormatan bagi kami sekeluarga,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada Baznas Tanah Datar yang telah menyalurkan bantuan untuk rehab rumah keluarganya (Badrijon-red) yang memang kondisi rumahnya sangat tidak layak.  “Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Baznas dan juga para Muzakki yang telah menyalurkan zakatnya, sehingga keluarga kami  bisa menerima manfaatnya. Memang bantuan ini belum cukup untuk membuat sebuah hunian yang layak, namun kami sekeluarga saling bergotong ro­yong tanpa imbalan dan InsyaAllah ini bisa kami selesaikan secara bersama-sama,” pungkasnya. (ant)