BERITA UTAMA

Sempat Dukung Anies-Muhaimin, Forum Ulama Sumbar Alihkan Dukungan ke Prabowo-Gibran

0
×

Sempat Dukung Anies-Muhaimin, Forum Ulama Sumbar Alihkan Dukungan ke Prabowo-Gibran

Sebarkan artikel ini
DEKLARASI— Forum Ulama Sumatra Barat (Sumbar) mendeklarasikan dukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

PADANG, METRO–Forum Ulama Sumatra Ba­rat (Sumbar) mengalihkan du­kungannya dari pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar ke Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Dukungan ter­sebut disampaikan dan didekla­rasikan langsung di Sekretariat Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumbar, Ka­mis (1/2) siang.

“Kami adalah para ula­ma yang tergabung dalam Forum Ulama Sumbar. Se­belumnya memang men­du­kung Anies-Muhaimin. Sekarang dengan kete­tapan hati setelah mempe­lajari rekam jejak dan ke­ikh­lasan dalam berjuang, maka kami nyatakan Forum Ulama Sumbar men­dukung pasangan Prabo­wo-Gibran sebagai Presi­den dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2024,” kata Ketua Forum Ulama Sumbar, Imam Zai­dallah.

Imam Zaidallah me­ngaku pada awalnya men­dukung pasangan Anies-Muhaimin lantaran tidak mempelajari secara leng­kap terkait rekam jejak pa­sa­ngan Prabowo-Gibran. “Kami di awal belum sem­pat mempelajari secara lengkap rekam jejak. Bah­wa pemimpin tawadhu dan sungguh-sungguh memba­ngun NKRI itu Prabowo-Gibran,” katanya yang dii­ri­ngi teriakan ‘Alllahuakbar’ dari ulama lainnya.

Meski tidak menga­ta­kan kecewa dengan Anies Baswedan, namun Ketua Forum Ulama Sumbar itu menyayangkan sikap dari Anies Baswedan yang se­lalu menyerang pribadi atau personal dari Prabowo Subianto di setiap debat Capres. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan para ulama untuk mengu­bah pilihan mereka.

“Itu tak boleh dalam aturan, sementara pak Pra­bowo ada tawadhunya. Memang hasil kajian kami, lebih meyakinkan untuk pasangan 02 ini memimpin bangsa sebesar Indonesia ini. Sosialisasi (dukungan akan) kami lakukan secara berantai, kami ada sekitar 20 ribu orang yang terse­bar di 19 Kabupaten dan Kota se-Sumbar,” katanya.

Forum Ulama Sumbar, katanya, mengharapkan stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terjaga dengan baik. “Khu­sus untuk Sumbar, kami ingin ada perubahan di Sumbar. Dan kami lihat rekam jejak beliau, visi-misi program sekitar 40 pembangunan yang dita­warkan, ini yang sebe­nar­nya kami tunggu selama ini. Untuk ulama, pak Pra­bowo dekat dengan ulama dan beliau berjuang me­ngembangkan Agama Islam,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sum­bar, H Andre Rosiade me­ngatakan, dukungan yang diberikan oleh Forum Ula­ma Sumbar menambah kekuatan dan semangat pihaknya dalam berjuang memenangkan pasangan nomor urut 2.

“Buya tadi mengatakan bahwa di awal mendukung Anies-Muhaimin sebelum beralih ke Prabowo-Gibran. Dukungan ini kami syukuri, menambah semangat, ke­mudahan, kekuatan kami dalam perjuangan menuju Indonesia sejahtera dan Sumbar lebih baik lagi dengan Prabowo-Gibran,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar itu.

Sejak menjadi prajurit, kata Andre Rosiade, Pra­bowo Subianto sudah sa­ngat dekat dengan ulama dan umat serta tidak per­nah bermusuhan. “Kede­katan itu dimulai sejak muda dengan NU, Muham­madiyah, serta kelompok ulama lainnya. Kami ucap­kan syukur Alhamdulillah, Forum Ulama dan muba­ligh di Sumbar memberikan dukungan ke Prabowo-Gib­ran,” katanya.

Andre memastikan, ke­de­katan Prabowo dengan ulama dan umat itu tidak ada urusan dengan politik. “Pak Prabowo itu dikenal dekat dengan umat dan ulama, bisa dengar kesak­sian, ICMI berdiri dibantu dan didorong oleh Prabowo Subianto. Bukan rekam jejak yang diciptakan untuk kepentingan elektoral po­litik dan demi meraih du­kungan dari para buya dan ulama,” katanya.

Ditanya wartawan soal ada klaim yang menyata­kan menang 80 persen, Andre mengatakan, na­manya juga klaim. “Tapi itu bisa dicek di lapangan, dari survei LSI yang berin­tegritas menyatakan pa­sangan Prabowo-Gibran unggul 7,7 persen dari Anies-Muhaimin. Prabowo-Gibran 49,8 persen, Anies hanya 42,1 persen,” kata Anggota Komisi VI DPR.

Tanda-tanda kemena­ngan di Sumbar, kata An­dre, juga sudah terpam­pang nyata. Terbukti dari kam­panye-kampanye yang di­la­­lukan, rata-rata dihadiri oleh 20 ribu orang. “Al­hamdulillah yang hadir itu lebih kurang rata-rata 20 ribu orang. Jadi dukungan ke 02 itu riil, bukan ‘omon-omon’ di medsos. Ini ben­tuk apre­siasi yang luar biasa,” kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Mi­nang (IKM).

Andre mengatakan, ung­­gulnya Prabowo di Sum­bar akan menyem­purna­kan keunggulan secara na­sional yang menurut lem­baga survei sudah di atas 50 persen. Berpeluang me­nang satu putaran. “Insya Alllah pak Prabowo sesuai dengan prediksi angka-angka itu elektabilitasnya sudah di atas 50 persen. Jadi arah politik Indonesia itu sudah satu putaran,” kata Andre. (*)