METRO PESISIR

Hoyak Tabuik Masuk 110 Kalender Iven Nasional

0
×

Hoyak Tabuik Masuk 110 Kalender Iven Nasional

Sebarkan artikel ini
Hoyak Tabuik Masuk 110 Kalender Iven Nasional
LAUNCHING KEN 2024— Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, menghadiri launching KEN 2024 oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

PARIAMAN, METRO–Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi menyatakan pesona Hoyak Tabuik Piaman tahun 2024 ini masuk ke dalam 110  kalender iven nasional.

“Iven yang disebut juga dengan Kharisma Event Nusantara (KEN) ini baru untuk pertama kalinya di­dapatkan oleh Kota Pariaman,” kata Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, kema­rin, usai  menghadiri laun­ching KEN 2024 oleh Men­teri Pariwisata dan Eko­nomi Kreatif, Sandiaga Uno di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

“Untuk terdaftar sebagai iven yang termasuk dalam 110 iven nasional tidaklah mudah, beberapa tahapan/proses harus dilalui, seperti tahapan admi­nistrasi dimana harus melengkapi data, narasi serta dokumen tentang proses Tabuik dari awal sampai Tabuik dibuang ke Laut, dampak ekonomi ke ma­syarakat dan pengunjung yang dating,” ujarnya.

Baca Juga  John Kenedi Aziz Batalkan Pekan Kebudayaan I Padangpariaman

Setelah tahapan administrasi, lanjutnya lagi penilaian oleh tim kurator dari Provinsi Sumatera Barat, dimana dihadapan kurator dipaparkan tentang Tabuik serta dilakukan pendalaman oleh para kurator, Dari 19 Kab/Kota yang mengajukan event masing-masing, Kota Pariaman masuk dalam 10 besar penilaian tingkat pro­vinsi. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan di hadapan kurator tingkat nasional yang terdiri dari kalangan profesionalisme sekaligus pendalaman.

“Alhamdulillah Kota Pa­riaman masuk dalam da­lam 6 kab/kota di Sumbar yang lolos seleksi dan masuk dalam 110 iven KEN 2024 yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Bagi daerah yang ivennya masuk KEN akan mendapatkan support, supervisi serta dukungan anggaran dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” terangnya meng­akhiri. (efa)

Baca Juga  Wako Akui masih ada Warga yang Belum masuk BPJS