BERITA UTAMA

Reses Perorangan Masa Persidangan Kedua Tahun 2024, Ketua DPRD Sumbar Turun ke Sejumlah Nagari Tampung Aspirasi Warga

0
×

Reses Perorangan Masa Persidangan Kedua Tahun 2024, Ketua DPRD Sumbar Turun ke Sejumlah Nagari Tampung Aspirasi Warga

Sebarkan artikel ini
1 22
Ketua DPRD Sumbar saat melaksanakan Reses Perorangan di Kelurahan Nan Kodok Kecamatan Payakumbuh Utara.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Supardi memanfaatkan masa reses pada masa persidangan kedua tahun 2024, turun ke se­jumlah perkampungan atau nagari di wilayah pemilihannya Dapil V. Melalui kegiatan reses yang dilakukan secara perorangan ini, Supardi ingin me­ng­gali dan menyerap sebanyak mungkin aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya tersebut.

Reses yang dilaksanakan selama sepekan sejak 24/31 Januari ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan terbuka dengan warga. Setiap nagari yang dikunjunginya selalu disambut antusias oleh warga setempat. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya tokoh tokoh masya­ra­kat serta ratusan warga yang berdatangan.

Beberapa daerah yang dikunjungi Ketua DPRD Sumbar  ini seperti Durian Tinggi Kecamatan Kapur IX Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Nagari Sialang Kabupaten Limapuluh Kota dan Kelurahan Nan Kodok Kec. Payakumbuh Utara.

Selama dalam kegiatan reses, Ketua DPRD Sumbar ini mengaku menerima banyak usulan dari warga bidang infrastruktur seperti fasilitas umum dalam mendorong aktivitas keseharian dan mempercepat laju perekonomian masyarakat nagari, usulan pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Kamis, 25 Januari  Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi, SH Dalam Rangka Menjaring Aspirasi Masyarakat di Dapil Sumbar V di Pasar Nagari Sialang, Kab. Lima Puluh Kota dan Nagari Durian Tinggi Kabupaten Limapuluh Kota.

Di daerah ini, Supardi menerima keluhan warga tentang  ditemukannya kasus gizi buruk (stunting) di Nagari Sialang Kabupaten Limapuluh Kota. Dari data yang disampaikan, terdapat 59 kasus stunting di nagari tersebut. laporan tersebut diteriamadari Kepala Puskesmas Nagari Sialang.

Baca Juga  Buru Babi, Ayah dan Anak Tewas Tenggelam

Supardi langsung meminta Wali nagari untuk segera menyusun dan mengajukan proposal untuk penanganan kasus stunting, termasuk program sanitasi untuk meningkatkan taraf kesehatan ba­gi keluarga kurang mam­pu.

” Wali nagari harus secepatnya mengajukan pro­posal sehingga bisa di­bahas di anggaran belanja tambahan tahun 2024,” kata Supardi.

Selain persoalan kesehatan di daerah tersebut Supardi juga menerima usulan pembangunan ja­lan menuju Nagari Sialang dari Nagari Durian Tinggi Kapur IX karena kondisinya rusak dan berlubang. Juga aspirasi tentang kondisi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Nagari Durian Tinggi yang masih membutuhkan banyak sarana dan fasilitas belajar.

Di Durian Tinggi Kecamatan Kapur IX Kabupaten Limapuluh Kota, Selain permintaan  perbaikan infrastruktur  warga juga meminta dilakukan normalisasi sungai, jalan usaha tani, bantuan bibit dan peralatan mesin pertanian serta bantuan UMKM.

Begitu juga di Kota Payakumbuh, Supardi ju­ga menerima banyak aspirasi dari masyarakat yang ditemuinya. Dalam reses Minggu (28/1), Ketua DPRD Sumbar ini juga meminta para penerima bantuan benih ikan dan ternak sapi di Kota Payakumbuh taat kepada aturan.  Hendaknya memelihara bantuan dengan baik sehingga memberikan manfaat untuk kesejahteraan jangka panjang.

Dia mengingatkan, agar para penerima bantuan sudah mempersiapkan lahan kolam atau fasilitas kandang sapi sebelum bantuan datang sehingga tidak ada kendala.

Baca Juga  PDIP Tak Khawatir soal Perubahan Logo PSI, Said Abdullah: Banteng Punya Brand Sendiri

Katanya, bantuan ter­sebut diperkirakan akan dikucurkan dalam triwulan pertama tahun 2024 ini. “Penerima bantuan ini harus taat aturan dan mengikuti prosedur pengelolaan bantuan dengan baik. Sebelum bantuan didatangkan, kolam atau kandang sudah harus ter­sedia sehingga bisa dikelola secara maksimal tak ada kendala,” kata Supardi.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat Zed Abbas menyampaikan, dalam waktu dekat akan ada tim verifikasi kepada kelompok calon penerima bantuan ternak sapi. Sementara sapi yang akan diberikan adalah dari jenis persilangan sapi simental dan masing-masing kelompok akan menerima 20 ekor.

Sementara, Kepala Bi­dang Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sum­berdaya Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Pro­vinsi Sumatera Barat, Mar­wan menyebutkan bantuan benih ikan yang akan diberikan adalah sebanyak 50 ribu ekor. Antara lain dari jenis Ikan Nila dan Ikan Lele. Pihaknya juga akan menurunkan tim untuk melakukan verifikasi terhadap kelompok calon penerima bantuan.

Terakhir Supardi menyampaikan, masa reses merupakan masa penting yang sejatinya sebagai media menjaring aspirasi masyarakat. Reses juga merupakan kewajiban bagi anggota DPRD dalam menjaring informasi dari ma­sya­rakat untuk kemudian disalurkan.

Supardi juga menyampaikan bahwa aspirasi yang berhasil dihimpun me­lalui reses nantinya akan diperjuangkan melalui lembaganya.(**)