AIE PACAH, METRO–Pemerintah Kota Padang saat ini tengah mempersiapkan data statistik sektoral yang terintegrasi dan akurat. Hal tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan satu data Indonesia yang menjadi kebijakan tata kelola data.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Algamar dalam acara Sosialisasi dan Pelatihan Pengajuan Rekomendasi Statistik, Pengusulan Standar Data Statistik dan Penyusunan Metadata Statistik Sektoral Kota Padang, Kamis (25/1).
Menurutnya, data statistik sektoral tersebut berguna untuk mengetahui trend yang cenderung disukai oleh oleh masyarakat di masa yang akan datang.
“Data statistik sektoral, berfungsi untuk mengetahui kecenderungan (trend) yang akan terjadi pada masa datang. Tentu untuk mempermudah menentukan prioritas, dan acuan dalam evaluasi kegiatan,” katanya.
Dia juga menyampaikan program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat yaitu satu data Indonesia bertujuan untuk menghasilkan data yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, dapat dengan mudah diakses oleh antarinstansi pusat dan instansi daerah melalui pemenuhan data, metadata, interoperabilitas data, dan menggunakan kode referensi dan data induk.
“Pengaturan satu data Indonesia dimaksudkan untuk mengatur penyelenggaraan, mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan, serta mendorong keterbukaan dan transparansi data,” ujarnya.
Dalam acara yang juga dihadiri Kepala BPS Kota Padang Alfianto itu, ia berharap kepada seluruh perwakilan OPD Pemko Padang agar mampu menyajikan data sektoral secara terintegrasi.
“Ke depan data ini dapat dipertanggungjawabkan, valid, dan dapat mengurangi kesalahan dalam perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi untuk perbaikan di masa datang,” ungkap sekda didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang, Bobby Firman. (brm)





