METRO SUMBAR

Baznas Padang Panjang Kembali Berangkatkan Mahasiswa ke Mesir

0
×

Baznas Padang Panjang Kembali Berangkatkan Mahasiswa ke Mesir

Sebarkan artikel ini
PELEPASAN MAHASISWA— Pj Wali Kota Padang Panjang Sonny Budaya Putra memberikan arahan pada mahasiswa yang diberangkatkan ke Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir.

PDG. PANJANG, METRO–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Padang Panjang kembali membe­rangkatkan mahasiswa asal kota ini untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir.  Keberangkatan para kader ulama tersebut dilepas secara simbolis oleh Pj Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si di ruang kerjanya, Selasa (23/1).

Ketua Baznas Padang Panjang, Syamsuarni, S.Ag didampingi Wakil Ketua I, H. Jasriman, S.Ag dan Wakil Ketua IV, Zulhendri, M.E mengatakan, beasiswa untuk kuliah ke Mesir ini me­rupakan salah satu program Baznas dalam me­nyalurkan zakat yang telah dihimpun untuk bidang pendidikan. “Beasiswa ini merupakan program Pa­dang Panjang Cerdas, yang mana Baznas membantu pembiayaan pendidikan bagi keluarga ataupun mahasiswa asal Padang Panjang yang membutuhkan bantuan untuk pendidikan, terkhusus untuk melanjutkan pendidikan ke Mesir. Kami kelompokkan dalam program Beasiswa Kader Ulama,” ungkap Syamsuarni.

Dikatakannya, untuk penyaluran zakat kali ini, Baznas menyalurkan zakat pendidikan untuk enam mahasiswa yang akan kuliah ke luar negeri. Yakni lima orang ke Mesir dan satu orang ke Yordania. “Untuk mahasiwa yang melanjutkan pendidikan ke Mesir yakni M. Asri Afif, Muhammad Gibran, Halimun Nuha Zakiya, Adriyan Mustafa, dan Afdal Afif,” tutur Syamsuarni.

Baca Juga  PBNU dan PP Muhammadiyah Sepakat Tolak Politik Identitas

Pada kesempatan itu, Pj Wako Sonny menyampaikan apresiasinya kepada Baznas yang telah membantu meningkatkan program pendidikan lewat pe­nyaluran zakat.  “Alhamdulilah kali ini Baznas telah menyerahkan bantuan pen­didikan kepada mahasiwa asal Padang Panjang yang akan melanjutkan pendidikan ke Mesir. Pemerintah Kota sangat me­ngapresiasi program pendidikan yang telah dica­nangkan Baznas. Hal ini sejalan dengan slogan Pa­dang Panjang sebagai Kota Pendidikan dan Kota Serambi Mekkah yang mampu mencetak ulama-ulama baru,” ucap Sonny.

Lebih lanjut ia mengimbau seluruh ASN di Padang Panjang untuk dapat me­nyalurkan zakatnya ke Baznas. Agar kebermanfaatan dari program zakat tersebut dapat terealisasi dengan baik. “Jika zakat TPP dari ASN Padang Panjang bisa maksimal dikelola oleh Baznas, akan ba­nyak anak-anak Padang Panjang yang terbantu untuk melanjutkan pendidikannya. Seperti saat ini lima orang melanjutkan pendidikan ke Mesir de­ngan biaya dari Baznas Padang Panjang,” kata Sonny.

Sementara itu, Muhammad Asri Afif, Muhammad Gibran dan Adriyan Mustafa mengungkapkan rasa syukur atas bantuan dari Baznas sehingga me­reka mampu melanjutkan cita-citanya untuk kuliah di Mesir.

Baca Juga  Setiap Orang Tua Wajib Didik Anak-Anaknya

“Kami sangat bersyu­kur kepada Baznas, Peme­rintah Kota dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita kami untuk melanjutkan pendidikan di Mesir. Insyaallah ilmu a­gama yang kami dapatkan nantinya akan kami terapkan di Padang Panjang,” ujar mereka.

Senada dengan itu, Rus­nita, salah seorang o­rang tua mahasiswa, juga sangat terharu atas bantuan dari Baznas. Tangisnya pun pecah saat anaknya akan diberangkatkan ke Mesir untuk melanjutkan pendidikannya. “Anak kami dari dahulunya memang berkeinginan melanjutkan pendidikan dan memperdalam ilmu agama ke Mesir. Namun kami terkendala dengan biaya. Apalagi sejak Covid-19 melanda, usaha kami mengalami penurunan. Jadi tak mungkin rasanya kami mampu mewujudkan keinginan anak kami,” ceritanya.

Namun Alhamdulillah, tambahnya, bantuan Allah SWT datang melalui Baznas Padang Panjang yang bersedia membiayai seluruh kebutuhan anaknya untuk melanjutkan pendi­dikan ke Mesir. “Ucapan syukur tak henti-hentinya kami sampaikan, dan terima kasih kepada ma­sya­rakat Padang Panjang yang telah menyalurkan zakatnya di Baznas,” ucap Rusnita sembari terisak dan berusaha menahan air mata yang jatuh di pipinya. (rmd)