BERITA UTAMA

2 Mahasiswi STIE KBP Padang Hilang Misterius, Motornya Ditinggal di Ladang Bengkuang, Polisi Temukan Sandal Sebelah Kiri

0
×

2 Mahasiswi STIE KBP Padang Hilang Misterius, Motornya Ditinggal di Ladang Bengkuang, Polisi Temukan Sandal Sebelah Kiri

Sebarkan artikel ini
Dua orang mahasiswi STIE KBP Padang dilaporkan hilang. Korban bernama Siska Oktavia Rusdi (24) warga Batang Anai dan Adek Gustiana (23) warga Pasaman.

PADANG, METRO–Dua mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan, Perbankan dan Pembangunan (STIE KBP) Padang, yang hilang secara misterius sejak 12 hari lalu, masih menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, hingga kini keberadaanya belum diketahui meski sudah dila­porkan ke Polisi.

Namun, pada Rabu (24/1) sekira pukul 13.00 WIB, sepeda motor yang diguna­kan dua mahasiswi ber­nama Siska Oktavia Rusdi (24) dan Adek Gustiana (23)  ditemukan di areal ladang bengkuang di Limau Pu­ruik, Kelurahan Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Penemuan itu sempat membuat heboh warga se­tempat lantaran tak tahu siapa pemilik sepeda motor Ya­maha Mio M3 dengan pe­lat bomor BA 4292 FA ter­sebut. Sehingga, pemilik la­ dang melaporkan pene­muan itu ke Polsek Koto Tangah.

Setelah dilakukan pe­ngecekan, ternyata sepe­da motor yang ditemukan itu merupakan kendaraan yang digunakan kedua ma­hasiswi STIE KBP yang dilaporkan hilang oleh ke­luarganya di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman.

Sayangnya Polisi ber­sama warga yang sudah melakukan penyisiran hing­ga beberapa jam di ka­wasan itu tidak mene­mu­kan kedua mahasiswi. Tetapi, Polisi menemukan satu buah sandal berwarna kuning sebelah kiri yang diduga merupakan sandal korban.

Kapolsek Koto Tangah, AKP Afrino membenarkan adnaya penemuan sepeda motor bermerek Yamaha Mio M3 yang dikendarai dua mahasiswa yang hi­lang. Hal itu diketahui se­telah pihaknya berkoor­dinasi dengan Polsek Ba­tang Anai yang menangani laporan hilangnya dua ma­hasiswi tersebut.

“Motor yang dite­mu­kan oleh warga tersebut sebelumnya dilaporkan ke Polsek Batang Anai, lalu diteruskan ke Polsek Koto Tangah. Diduga sepeda motor itulah digunakan oleh mahasiswi bernama Siska Oktafia Rusdi ber­sama temannya Adek Gus­tiana,” ungkap AKP Afrino. Rabu, (24/1).

AKP Afrino menutur­kan, mahasiswi STIE KBP ter­sebut sudah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak tanggal 12 Januari 2024 lalu. Saat itu korban minta izin kepada orang tuanya pergi bersama te­mannya dari rumah yang beralamat di Kampung Apar Sungai Buluh Utara, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pa­riaman.

“Kepada Polisi pihak keluarga membenarkan bahwa motor tersebut ada­lah kendaraan yang digu­nakan oleh terakhir kali oleh korban yang bernama Siska sebelum dilaporkan hilang. Namun korban Sis­ka sendiri sampai saat ini belum diketahui kebera­daannya,” terang AKP Afrino.

Setelah mendatangi lo­kasi penemuan sepeda motor tersebut, jelas AKP Afrino, personil Polsek Ko­to Tangah bersama Polsek Batang Anai melakukan penyisiran di sekitar lokasi, dan kembali menemukan sebuah sendal berwarna kuning bagian sebelah kiri.

“Barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio dan sandal untuk se­men­tara diamankan di Polsek Koto Tangah. Kasus ini masih terus kami selidiki dengan menyebar infor­masi ke ma­syarakat. Jika ada yang menemukan ke­dua maha­siswi ini silahkan melapor­kannya,” tutup Afr­ino.

Diketahui, Siska dan temannya Adek Gustiana warga Pasaman dilaporkan hilang ke Polsek Batang Anai, Kabupaten Padang­pariaman pada Kamis (18/1). Korban Siska dan te­man­nya pergi sempat ber­pamitan kepada orang tua­nya di Padangpariaman, tapi tiba-tiba menghilang secara misterius. (brm)