PAYAKUMBUH/50 KOTA

68 Jiwa Terdampak Banjir Luapan Batang Lamposi

0
×

68 Jiwa Terdampak Banjir Luapan Batang Lamposi

Sebarkan artikel ini
BERSIHKAN SAMPAH— Petugas TNI dan Polri bersama masyarakat membersihkan sampah yang menyumbat bendungan Talawi, Selasa (23/1).

LAMPOSI, METRO–Pemerintah Kota Pa­yakumbuh dibantu Denzipur 2 Padang Mengatas bergerak cepat mengatasi banjir yang merendam sejumlah rumah di Kelurahan Taratak Padang Kampuang dan Ompang Ta­nah Sirah Kecamatan Pa­yakumbuh Utara, Senin (22/1). Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan terdapat 17 KK atau kurang lebih 68 jiwa yang terdampak banjir karena luapan Batang Lamposi.

”Hari ini saya atas arahan Pj Wali Kota Payakumbuh turun langsung meninjau warga kita yang terdampak banjir karena luapan Batang Lamposi,” kata Rida saat meninjau langsung banjir di Kelurahan Ompang Tanah Sirah.

Juga ikut turun ke lokasi banjir Dandenzipur 2 Padang Mengatas Mayor Czi Falix Fardany Monanda S, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muslim, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Erizon, Kepala Satpol-PP Doni Prayuda, Camat Payakumbuh Utara Jhony Parlin, dan lurah setempat. Pada kesempatan itu Sekda Payakumbuh Rida Ananda menyerahkan bantuan permakanan dari Pemko Payakumbuh kepada keluarga yang terdampak.

Baca Juga  Rumah Panggung Diamuk Api di Kelurahan Padang Tinggi Piliang

Ia mengatakan bahwa meluapnya Batang Lamposi disebabkan karena adanya penumpukan sam­pah batang kayu di Bendungan Talawi, Kecamatan Payakumbuh Utara sehingga air tidak mengalir dengan normal.  “Pe­numpukan ini membuat jalur air tidak lancar karena banyaknya sisa batang kayu di Bendungan Talawi. Dari sekitar sepuluh jalur hanya dua yang mengalir normal,” ujarnya.

Untuk itu, sambung Rida, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas PUPR, BPBD bersama UPTD SDA BK dan dibantu dengan sejumlah anggota TNI dari Denzipur 2 Padang Mengatas mela­kukan pembersihan.

”Bendungan Talawi ini merupakan wewenang dari provinsi, namun karena terdampak kepada ma­syarakat kita melakukan goro bersama. Alhamdulillah dari beberapa jam pekerjaan kita dapat me­ngurangi tumpukan yang ada dan aliran air mulai lancar. Sehingga sejumlah rumah tidak lagi terendam,” ungkapnya.

Baca Juga  Dipertandingkan Lebih Awal, Tim Basket Ball Payakumbuh Tingkatkan Latihan

Meski begitu, kata Rida, pekerjaan pembersihan belum dapat diselesaikan seluruhnya karena masih tingginya debit air di Batang Lamposi.  ”Pembersihan akan dilanjutkan lagi. Kami atas Pemerintah Kota Payakumbuh ber­­terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu pembersihan yakni Dandenzipur 2 Pa­dang Mengatas yang langsung menurunkan anggotanya, Dinas PUPR, BPBD, Camat, Lurah, dan ma­syarakat,” ujarnya. Dia berharap ke depannya penumpukan di bendungan ini tidak lagi terjadi sehingga memang diperlukan pemantauan dan pembersihan rutin di bendungan tersebut.

“Jika ada yang tersangkut segera dibersihkan jangan lagi sampai menumpuk. Karena ketika debit air tinggi dapat memperparahnya pe­num­pukan itu yang berakibat air tidak mengalir dengan normal,” katanya. (uus)