METRO SUMBAR

Antar Warga Tak Mampu Kontrol Rumah Sakit, Dinkes Tanahdatar tidak Sanggup Sediakan Ambulans

0
×

Antar Warga Tak Mampu Kontrol Rumah Sakit, Dinkes Tanahdatar tidak Sanggup Sediakan Ambulans

Sebarkan artikel ini
BUTUH BANTUAN— Pasien yang tidak mampu akhirnya dapat ambulans untuk berobat ke RS Kartika Padang, berkat bantuan Bupati Eka Putra.

TANAHDATAR, METRO–Tak punya biaya untuk kontrol ke RS Kartika Pa­dang. Seorang warga tidak mampu, Nagari Minang Kabau, Kecamatan Su­ngayang, Tanahdatar, yang mengalami patah tulang paha akibat ditimpa kelapa, akhirnya dapat juga berobat atau melakukan kontrol ulang, berkat bantuan Bupati Tanahdatar Eka Putra.

Sebelumnya, kondisi ini sudah disampaikan ke Dinas Kesehatan. Namun Dinas kesehatan menyatakan tidak mampu membantu menyediakan mobil ambulans, dikarenakan tidak ada biaya untuk mem­beli BBM serta bayar honor sopir. “Kami tidak ada dana untuk membeli minyak mobil ambulans, ditambah lagi untuk sopir, demikian juga ambulance puskesmas,” kata Kadis Kesehatan Tanahdatar Yes­rita Zedrianis saat di­konfirmasi.

Ia juga tidak keberatan bila hal ini disampaikan ke Bupati Tanahdatar. ”Silahkan saja disampaikan ke Bupati, mudah mudahan pak Bupati bisa membantu, dan mencarikan solusi,” kata Yesrita Zedrianis, sem­bari mengakhiri pembicaraan dengan alasan sedang rapat.

Baca Juga  Kepedulian Sesama Selamatkan Masyarakat

Menanggapi persoalan, Bupati Eka Putra dengan sigap merespon kondisi ini. Melalui percakapan via WA dengan media ini, Bupati menanyakan kapan pasien tersebut akan dibawa berobat atau kontrol ke RS Kartika Padang. “Kapan mau diantar,” kata Bupati Eka Putra.

Berdasarkan informasi pihak keluarga, Pasien ter­sebut menurut jadwal akan melakukan kontrol ulang, Rabu (17/1) pagi. Hingga berita diturunkan, pasien yang bernama Man (60) sudah berangkat ke RS Kartika Padang dengan menggunakan ambulans bantuan Prabowo. Ini atas atensi Bupati Eka Putra.

Baca Juga  Kampung Manggis Juara Lomba MC TP-PKK Kota Padang Panjang

Kepada media ini bupati juga akan membantu memberikan biaya pendampingan untuk pasien tersebut. “Nanti saya akan berikan juga bantuan dana pendamping bagi pasien untuk berobat,” kata Bupati.

Nagari Minang Kabau juga punya satu unit ambulance, namun karena tidak punya biaya, keluarga pa­sien urung menggunakan jasa ambulance tersebut.

Terpisah, ketua Baznas Tanahdatar Yasmansyah meminta pihak keluarga untuk segera melengkapi beberapa persyaratan bila ingin mendapatkan bantuan. “Segera lengkapi beberapa persyaratan bila ingin mendapatkan bantuan dari Baznas, nanti akan segera saya proses,” kata Yasmansyah. (ant)