METRO PESISIR

Abu Vulkanik Marapi Berbahaya untuk Kesehatan Masyarakat, Petugas Dinkes Diminta Pantau Kenaikan Kasus ISPA

0
×

Abu Vulkanik Marapi Berbahaya untuk Kesehatan Masyarakat, Petugas Dinkes Diminta Pantau Kenaikan Kasus ISPA

Sebarkan artikel ini
ANCAMAN— Terlihat Gunung Marapi keluarkan erupsi dan abu yang dapat menjadi pemicu penyakit saluran pernafasan.

PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan Badan pusat Vulka­nologi dan Mitigasi Bencana Geo­logi menyebutkan bahwa saat ini status gunung marapi naik status dari level II ke- level III siaga.

Menanggapi peningkatan status Gunung Marapi tersebut kata Suhatri Bur langsung mengeluarkan imbauan kepada warga agar hati-hati dan waspada terhadap dampak abu vulkanik gunung Marapi yang sebarannya sampai ke wilayah Kabupaten Pa­dangpariaman. “Abu vulkanik memiliki kandungan lapisan asam berbahaya bagi kesehatan, sehingga menyebabkan gangguan pernafasan,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin.

Oleh karena itu di minta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD ) terkait supaya dapat memberikan informasi tentang kewaspadaan abu vulka­nik agar dampaknya bisa diminimalisir dengan cepat.

Baca Juga  Hama Babi Meresahkan Petani

Ia mengimbau semua masyarakat agar meminimalkan beraktivitas di luar ruangan atau di lapangan terbuka, diharapkan menggunakan masker,pelindung mata, dan pakaian panjang, tetaplah tinggal di daerah yang dinyatakan nyaman, mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas di luar ruangan, tutup wadah air yang terbuka agar terhindar dari debu serta segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat apabila terdapat keluhan kesehatan berupa sesak nafas,batuk, dan iritasi tenggorokan.

Dia juga minta kepala Puskesmas agar dapat dilakukan pemantauan terkait dengan kenaikan kasus ISPA, baik di lingkungan puskesmas maupun klinik dan praktek mandiri, melalui pelaporan harian. “Dinas terkait harus memastikan penanggulangan kasus ISPA akibat abu vulka­nik laksanakan sesuai instruksi,” ujarnya.

Baca Juga  Berikan Kemudahan untuk Investor

Kemudian katanya, a­gar dapat memastikan ke­tersediaan obat dalam jum­lah cukup, membagikan masker pada daerah yang terdampak serta dapat menyalurkan informasi yang akurat tentang kewaspadaan pada warga. “Kita juga meminta para camat dan wali nagari, diharapkan dapat memberikan instruksi pada warga­nya masing masing tentang himbau kita ini,” tandasnya. (efa)