BERITA UTAMA

Survei IPS: Elektabilitas Prabowo-Gibran Melesat Usai Diserang di Debat Ketiga, Capai 51,8%

0
×

Survei IPS: Elektabilitas Prabowo-Gibran Melesat Usai Diserang di Debat Ketiga, Capai 51,8%

Sebarkan artikel ini
PASANGAN— Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka.

JAKARTA, METRO–Indonesia Polling Stations (IPS) kembali merilis survei terbaru terkait elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden. Dari 3 calon, paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka melesat berada di posisi teratas, disusul paslon nomor 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar lalu paslon 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

“Ketika IPS mengaju­kan pertanyaan kepada res­ponden, jika saat ini di­lak­sanakan pemilihan pre­si­­den (Pilpres) siapakah yang akan dipilih dari tiga pasangan calon (paslon) presiden-wakil presiden yang ada saat ini. Hasilnya, sebanyak 51,8% responden menjatuhkan pilihannya pada Prabowo-Gibran,” ungkap Peneliti Indonesia Polling Stations (IPS) Alfin Sugianto saat merilis sur­vei secara daring, Selasa, (16/1).

Ditambahkan Alfin, Anies-Muhaimin hanya dipilih 21,3% responden, sementara Ganjar-Mahfud kian terbenam dengan elek­tabilitas 19,2% saja. Warga yang belum bisa membuat ke­putusan (undecided) tinggal 7,7%.

Lanjutnya bahwa ron­toknya elektabilitas pasa­ngan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD menu­rut analisis IPS memiliki korelasi dengan debat cap­res pada tanggal 7 Januari 2024 lalu.

“Pada debat saat itu, secara mengejutkan terja­di duet maut antara Anies dan Ganjar untuk menja­lankan strategi serangan total. Hasilnya, duet ofensif kedua capres itu justru menjadi bumerang. Tingkat antipati publik terhadap keduanya semakin me­ning­kat, sementara gelom­bang simpati publik terha­dap Prabowo semakin me­nguat,” kata Alfin.

Hal ini jelas Alfin, ter­konfirmasi dengan tegas bahwa elektabilitas Anies-Muhaimin cenderung stagnant dan Ganjar-Mahfud semakin terbenam di po­sisi juru kunci.

“Pada saat yang sama, pasangan Prabowo-Gibran yang terus dihujani sera­ngan dan kritik malah ke­ban­jiran simpati publik luas. Elektabilitas Prabowo-Gibran telah melewati am­bang batas minimal untuk memenangkan Pilpres da­lam satu putaran saja. Jika trend seperti ini terus ber­lanjut hingga 14 Februari 2024 nanti, dalam arti tidak ada gempa politik di tanah air, hampir pasti Prabowo-Gibran akan menuntaskan Pilpres 2024 hanya dalam satu putaran saja,” kata Alfin.

Survei IPS ini dilakukan tanggal 7 hingga 14 Januari 2024 di 38 provinsi yang ada di seluruh Indonesia. Jum­lah sampel survei IPS kali ini sebesar 1220 respon­den, diperoleh melalui tek­nik pengambilan sampel secara acak bertingkat (multistage random sampling).

Margin of error +/- 2,8 persen, dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 per­sen. Sementara pengum­pulan data dilakukan de­ngan meng­gunakan teknik wa­wancara melalui tele­pon (telepolling) oleh tena­ga terlatih dengan ban­tuan/pedoman kuesioner. (jpg)