OLAHRAGA

Meskipun Kalah dari Iran, Palestina Jadi Pemenang di Hati Semua Orang Pada Piala Asia

0
×

Meskipun Kalah dari Iran, Palestina Jadi Pemenang di Hati Semua Orang Pada Piala Asia

Sebarkan artikel ini
TIMNAS PALESTINA— Potret Timnas Palestina dalam laga Piala Asia melawan Iran di Stadion Ar-Rayyan, Qatar Pada Senin (15/1) Pukul 00.30 WIB.

Palestina telah menjalankan laga pertamanya di Piala Asia yang di selenggarakan di Stadion Ar-Rayyan, Qatar Pada Senin (15/1) Pukul 00.30 WIB. Dalam laga awalnya Palestina harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 4-1.

Senin (15/1), diketahui ribuan fans datang ke stadion Ar-Rayyan untuk mendukung kedua negara yang sedang bertanding yaitu Iran vs Palestina.

Sebelum pertandingan, diluar Stadion juga tersedia banyak hiburan yang salah satuhnya hadir dari beberapa pemuda yang menari dengan lagu “Damni Falistini” disertai dengan keffiyeh yang dipakai dilehernya.

Para pendukung dari Palestina sa­ngat terkesan atas apa yang terjadi di sini, mereka menyebut Qatar sebagai rumahnya, bahkan mereka para pendukung Palestina yang datang bisa de­ngan bebas membawa kaos yang bertuliskan Palestina, membawa bendera Palestina dan juga Keffiyeh.

Di kutip dari Al Jazeera, Seorang fans perempuan dari Palestina yang juga menonton pertandingan mengungkapkan bahwa dia sangat terharu atas pertunjukkan yang ada disini, ia merasa Palestina diakui

“Pertunjukkan dukungan yang kami lihat disini membuat kami merasa diakui” katanya.

Dukungan dari Palestina tidak ha­nya datang dari penduduk yang berasal dari Palestina, dukungan itu juga turut hadir dari pendukung Iran, seperti seorang pemuda yang bernama Ali Mir yang berasal dari Iran, ia membawa bendera kedua negara yaitu bendera Iran dan juga bendera Palestina.

Ia mengungkapkan bahwa “meski­pun kedua negara memainkan pertan­dingan penting sebagai lawan, tetapi keduanya adalah saudara yang Tengah berjuang untuk perdamaian dunia.”

“Jadi saya disini untuk mendukung keduanya pada malam Istimewa ini,” jelasnya.

Saat lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan, lagu kebangsaan Iran dibawakan dengan lantang di ikuti sorak riuh dari para pendukung.

Kemudian Ketika lagu “Fidai Baladi” dari Palestina dikumandangkan, para pendukung tak kuasa menahan haru­nya sembari di ikuti dengan bernyanyi.

Dalam pertandingan dibabak pertama, didominasi penuh oleh Iran. Gol cepat yang di lesatkan oleh Karim Ansarifard dari Iran dimenit ke-2’ menjadi gol pembuka dilaga pertandingan yang membuat skor berubah jadi 1-0.

Dominasi gol terus di ciptakan oleh Iran, pada menit ke-12’ gol kembali terjadi yang tercipta dari Shoja Khalilzadeh, kemudian pada menit 38’ gol tercipta dari Mehdi Ghayedi.

Palestina tidak tinggal diam, Diperpanjangan waktu babak pertama menit 45+6’ pemain Palestina lewat Tamer Seyam berhasil memperkecil ketertinggalan yang membuat skor akhir babak pertama menjadi 3-1. Hal ini di ikuti de­ngan sorak riuh kebahagiaan bagi para penggemar Palestina.

Di babak kedua, Palestina bermain dan tampil lebih baik, Namun Palestina tidak mampu menciptakan gol dan harus menerima kemasukan gol lagi yang dilesatkan oleh kubu Iran lewat Sandar Azmoun di menit 55’, mengubah skor menjadi 4-1.

Hingga peluit Panjang dibunyikan, skor berakhir dengan 4-1 atas keunggulan Iran. Para fans dari Palestina memberikan apresiasi mendalam kepada tim tersebut, mereka sudah berjuang de­ngan keras ditengah gempuran yang sedang terjadi di Gaza.

Seorang pendukung bernama Laith Saleh kepada Aljazeera mengungkapkan bahwa meskipun kecewa atas hasil pertandingan tetapi kita semua tahu rasa sakit yang juga dirasakan oleh para pemain Palestina.

“Ini bukan tentang malam ini atau pertandingan ini tetapi Gaza terus ada dalam pikiran kami setiap saat dan se­tiap hari” jelasnya.

Setelah peluit Panjang berbunyi, para pemain Palestina pun menghampiri para fans untuk meminta maaf atas hasil pertandingan pada malam itu. Mereka juga berterimakasih atas dukungan para pendukung yang telah datang untuk mendukung mereka.

Meskipun Palestina kalah dalam pertandingan ini, tetapi Palestina akan selalu ada di hati seluruh penggemar di dunia.

Saat ini Iran berada di puncak klasemen Grup C, sementara Palestina harus berjuang kembali untuk menyongsong pertandingan kedua melawan UEA Pada Jumat, 19 Januari 2024 di Stadion Al Ja­noub pada Pukul 00.30 WIB. (jpg)