AGAM, METRO–Warga Simpang Ampek Lapau Talang, Jorong Ampek, Kelurahan Surabayo, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam gempar dengan ditemukannya sesosok mayat di dalam parit, dekat Masjid Syuhada, Selasa (29/9) pagi. Jasad tersebut diketahui bernama Suarjun (65), warga setempat.
”Ada mayat. Ada mayat di dalam parit,” teriak seorang warga. Teriakan inilah yang bikin gempar. Puluhan warga berbondong-bondong ke lokasi kejadian dan menyaksikan mayat Suarjun. Temuan ini langsung dilaporkan warga ke Polsek Lubukbasung. Polisi dan warga lalu melakukan evakuasi mayat untuk dibawa ke rumahnya.
Kapolsek Lubukbasung Iptu Nasirwan yang turun ke lokasi kejadian langsung bisa mengidentifikasi jasad korban dan memberitahukan keluarganya. Kepada sang keluarga, petugas mendapat kabar kalau sebelum ditemukan meninggal, Suarjun keluar rumah tanpa pamit. “Dia juga sempat mengeluh sakit kepala,” ungkap Kapolsek.
Dijelaskan Paur Humas Polres Agam Aiptu Yanprizal, diduga saat berjalannya, sakit kepala korban diduga kian parah hingga dia pingsan dan terjatuh ke parit.”H asil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban diduga bukan hanyut karena paritnya kecil dan air tidak mengalir. Dugaan sementara korban hanya bejalan kaki lalu penyakitnya mendadak hingga jatuh,” ujarnya.
Adik korban, Salwita (52), mengatakan, keluarga sebenarnya sudah melarang Suarjun untuk keluar rumah sendirian karena dia berpenyakit. “Tapi mau bagaimana lagi, ini musibah. Kami ikhlas menerimanya,” ungkap Salwita.
Yanprizal mengatakan, hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan di tubuh korban. “Hasil olah TKP dan visum tim medis RSUD, korban murni meninggal karena penyakitnya. Makanya korban langsung diserahkan ke pihak keluarga,” kata Yan. (i)





