PESSEL, METRO–Pengunjung Pantai Kito di Nagari Muara Kandis Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, dibuat heboh dengan penemuan mayat pria yang disapu ombak hingga terdampar di atas pasir tepi pantai, Minggu (14/1) sekitar pukul 12.00 WIB.
Sontak saja, para pengunjung berkerumun untuk melihat kondisi mayat yang ditemukan itu. Tak lama berselang, Tim SAR gabungan, yang terdiri dari Basarnas, TRC BPBD Pessel, TNI, dan Polri yang tengah mencari orang hilang tenggelam, langsung mendatangi lokasi setelah mendapat informasi.
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata mayat yang ditemukan itu bernama Sarial (76) warga Nagari Rantau Simalenang Air Haji, yang hilang terseret arus deras sungai saat menyeberang sepulang dari ladangnya, Sabtu (13/1) sekira pukul 18.00 WIB. Jenazah korban kemudian dibawa Tim SAR gabungan ke kediamannya untuk disemayamkan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Defrisiswardi mengatakan, sesuai informasi dari pihak keluarganya, korban pergi ke ladang miliknya pada Sabtu sekitar pukul 07.00 WIB, yang lokasinya berada di seberang sungai dari rumah korban.
“Korban terpaksa menyeberangi sungai karena pelayangan tempat biasa menyeberang sungai rusak, sehingga akhirnya terpaksa harus menyeberangi sungai dengan cara berjalan kaki masuk ke sungai,” ungkap Defrisiswardi, Minggu (14/1).
Dijelaskan Defrisiswardi, keluarga merasa khawatir karena korban biasanya tiba di rumah pada sore hari. Hingga pukul 20.00 WIB, korban belum kembali, sehingga pihak keluarga dan warga setempat melaporkan kejadian ini kepada pihak nagari lalu diteruskan ke BPBD Kabupaten Pessel.
“Sebelumnya, keluarga dan masyarakat setempat melakukan pencarian hilang di sepanjang tempat yang biasa dilalui korban untuk menyeberangi sungai, namun belum berhasil menemukan korban. Makanya dilaporkanlah kepada kami,” ujar Defrisiswardi.
Mendapat laporan itu, kata Defrisiswardi, pihaknya bersama Basarnas, TNI, Polri dan relawan serta masyarakat melakukan pencarian di lokasi tempat biasa korban menyeberangi sungai untuk pergi ke ladang miliknya. Tim Pun menyisiri aliran sungai tapi belum berhasil menemukan korban.
“Pada hari Minggu, tanggal (14/1) pukul 12.00 WIB, kami mendapat laporan jika seorang pengunjung pantai menemukan korban di Muara Pantai Kito Nagari Muara Kandis Punggasan. Kami selanjutnya mengevakuasi jenazah korban. Jadi, diduga korban ini hanyut terseret arus Batang Sungai Air Haji sampai terdampar di muara tepi pantai,” tutupnya. (rio)






