PADANG, METRO–Pembangunan infrastruktur berkeadilan menjadi salah satu prioritas pembangunan 2024 Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah.
Tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh APBD Sumbar, keseriusan Mahyeldi membangun infrastruktur dibuktikan dengan perjuangannya ke pemerintah pusat untuk dapat menuntaskan sejumlah proyek pembangunan nasional di Sumbar.
Tidak tanggung-tanggung, Mahyeldi bahkan menyampaikan langsung kepala Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke Sumbar tahun 2023.
Perjuangan tersebut membuahkan hasil. Jokowi memerintahkan Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk menindaklanjuti sejumlah rencana proyek pembangunan infrastruktur nasional di Sumbar. Semua prosesnya langsung dipercepat oleh pemerintah.
Bahkan di awal tahun 2024 ini, tepatnya Kamis, (11/1), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berkunjung ke Sumbar. Bersama Gubernur Mahyeldi, Basuki mengunjungi lokasi pembangunan jalan tol ruas Padang-Sicincin hari ini.
Kedatangan Basuki ke Ranah Minang tersebut, tidak hanya memberikan harapan dan kepastian percepatan pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru saja. Tapi juga sejumlah pembangunan infrastruktur penting lainnya. Seperti, perbaikan jembatan Kiambang Padang Pariaman, penataan Fly Over Kelok Sembilan hingga rencana pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik.
Mahyeldi mengatakan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bahkan telah meminta agar PT Hutama Karya (HK) menambah jumlah tenaga kerja agar jalan tol Padang-Sicincin rampung pada bulan Juli mendatang.
“Beliau telah menandatangani dan menargetkan agar jalan tol Padang-Sicincin selesai pada bulan Juli. Untuk pembebasan tanah, Alhamdullilah ATR/BPN menyampaikan bahwa pembebasan tanah lebih kurang sudah mencapai 98 persen,” ujar Mahyeldi.
Mahyeldi mengatakan, sebagian kecil tanah yang belum dibebaskan, saat ini sudah saat berada dalam tahap penyelesaian oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bersama Badan Pertanahan Negara (BPN).
“Kemudian ada beberapa titik yang perlu kita koordinasikan dengan pemerintah Kabupaten Pariaman sekaitan dengan Exit Tol, Kita melihat sekarang ini hanya tinggal bagaimana HK memaksimalkan dan mendorong agar ada peningkatan tenaga kerja disetiap ruas karena memang masalah tanah sudah bisa dikatakan clear,” jelas Mahyeldi.
Selain meninjau progress pembangunan Jalan Tol Padang- Sicincin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Mahyeldi juga telah meninjau jembatan Kiambang di Kabupaten Padang Pariaman yang tiang penyangganya terlihat miring usai diterjang banjir beberapa waktu lalu.
Terkait hal itu, Mahyeldi menyatakan Menteri PUPR telah memerintahkan agar proses perbaikannya segera ditenderkan jika memang perencanaannya telah selesai dilakukan.
“Beliau juga memerintahkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk segera mereview desain penataan Kelok Sembilan. Sekaitan Fly Over Sitinjau Lauik, sudah kita tanyakan juga. Prosesnya saat ini sudah berjalan di Kementerian Keuangan,” ungkap Mahyeldi.
Mahyeldi berharap seluruh progress pembangunan proyek infrastruktur strategis di Sumbar ini, hendaknya bisa berjalan dengan lancar. Atas dasar itu, ia meminta agar pemerintah kabupaten, kota dan Pemprov Sumbar untuk memaksimalkan koordinasi.
“Insya Allah, saya juga sudah sampaikan kepada Bapak Menteri bahwa saya akan meninjau langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh pelaksanaan benar-benar maksimal dengan pengerahan tenaga kerja,” pungkasnya. (AD.ADPSB)






