PDG.PARIAMAN, METRO–Kecelakaan maut yang sangat mengerikan dialami mobil Toyota Avanza Veloz saat melaju di jalur dua menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (9/1) sekitar pukul 17.30 WIB.
Pasalnya, mobil berwarna putih dengan pelat nomor BH 1003 LE itu menabrak tiang reklame hingga membuat mobil tersebut terbelah menjadi dua bagian. Akibat insiden nahas itu, sopir mobil dilaporkan meninggal dunia dan penumpangnya mengalami luka-luka.
Meski di tengah guyuran hujan deras, pascakecelakaan tunggal itu, warga maupun pengendara yang melintas berkerumun di lokasi untuk memberikan pertolongan kepada para korban. Bahkan, warga sempat mengabadikan momen kecelakaan maut itu menggunakan Handphone (Hp).
Tak lama berselang, petugas Satalantas Polres Padangpariaman datang untuk mengevakuasi sopir yang meninggal dan penumpangnya yang terluka ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis. Setelah itu, Polisi melakukan olah TKP lalu mengamankan mobil tersebut sebagai barang bukti.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Padang Pariaman, Ipda Novrialdi mengatakan, penyebab kecelakaan tunggal ini diduga karena kondisi cuaca hujan yang menyebabkan jalan licin. Sedangkan mobil diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
“Sehingga pengemudi yang melintas dari arah Padang menuju BIM tersebut hilang kendali dan menabrak tiang reklame. Akibat kecelakaan itu, satu orang pengemudi mobil meninggal dunia, sedangkan satu lagi luka-luka dan dilarikan ke RS Siti Rahmah Kota Padang,” jelasnya Ipda Novrialdi.
Menurut Ipda Novrialdi, dari laporan anggotanya yang berada di TKP, ditemukan satu buah SIM atas nama Muhammad Nur Shiddiq beralamat yang beralamat di Sungai Kunyit Sangir Balai Janggo, Solok Selatan.
“Anggota masih berada di lapangan. Saya masih menunggu informasi lebih rinci dari laka ini, sedangkan timnya masih melakukan pendataan di lapangan. Nanti diinfokan lebih lanjut,” ujarnya.
Terpisah, Pj Wali Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Rusli Dt Rajo Basa membenarkan sopir dan penumpang mobil Avanza putih yang kecelakaan di jalan menuju BIM adalah warganya.
“”Benar, mobil itu adalah travel (mobil sewa penumpang) dari Sungai Kunyit ke Padang. Sopir meninggal di tempat ini warga warga Pasar Sungai Sungkai Nagari Sungai Kunyit. Sedangkan penumpangnya yang terluka adalah seorang penumpang perempuan warga Sungai Takuk Nagari Sungai Kunyit. Korban yang perempuan baru tamat kuliah. Saat ini pihak keluarga sudah mengetahui dan sudah menuju ke Padang,” sebutnya. (ozi)






