METRO PADANG

Wako Minta Jajaran Pemko Siaga, Jangan ”Ketiduran”, 2 Hari Hujan Lebat, Pohon Tumbang hingga Banjir

0
×

Wako Minta Jajaran Pemko Siaga, Jangan ”Ketiduran”, 2 Hari Hujan Lebat, Pohon Tumbang hingga Banjir

Sebarkan artikel ini
POHON TUMBANG DAN BANJIR— Hujan lebat yang mengguyur Kota Padang sejak Jumat hingga Sabtu (6/1) malam, menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik dan banjir. Petugas BPBD disiagakan untuk evakuasi.

AIEPACAH, METRO–Hujan deras melanda Kota Padang se­jak Jumat hingga Sabtu (6/1) dan ber­potensi membuat beberapa da­erah di Kota Padang terendam banjir. BMKG sudah merilis jika cuaca ek­strem dengan hujan deras disertai ki­lat atau petir akan terjadi hingga sepekan ke depan.

Menyikapi cuaca ekstrem ini, Wali Kota Pa­dang, Hendri Septa memerintahkan jajaran terkait di Pemko Padang untuk siaga personel dan peralatan. Wako pun sudah mengeluarkan perintah siaga kepada seluruh jajaran Pemko Padang.

“Kami sudah perintahkan jajaran Pemko Siaga. BPBD, para camat dan lurah, siaga dan aktif memantau situasi di wilayah masing-masing. Bagi warga kota yang membutuhkan evakuasi atau pertolongan apa­pun, bisa langsung meng­hubungi Padang Com­mand Centre (PCC) di 112, personel kami siap 24 jam,” kata wako, akhir pekan kemarin.

Senada dengan wako, Wawako Padang Ekos Albar menyatakan jajaran Pemko siap untuk mengambil setiap langkah yang diperlukan, menghadapi cuaca ekstrem Kota Pa­dang di akhir pekan ini.

Baca Juga  Siswa Rajin Ikuti Smart Surau Diberi Hadiah Kejutan, Wako: Tingkat Kehadiran Tertinggi Dapat Tiket Umrah

“Sesuai arahan Wali Kota, kami siaga dan kami monitoring kawasan yang berpotensi banjir, untuk menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan. Semoga cuaca segera membaik,” imbuhnya.

Pohon Tumbang

Hujan dengan intensitas curah yang cukup tinggi di Kota Padang yang terjadi pada hari Jum’at hingga Sabtu (5-6/1), menye­bab­kan beberapa peristiwa, seperti pohon tumbang dan banjir.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Da­erah (BPBD) Kota Padang, pohon tumbang yang pertama, terjadi di jalan belakang Taman Makam Pahlawan RT 04 / RW 02, Kelurahan Lolong belanti, Kecamatan Padang Utara.

“Pohon tumbang tersebut mengenai salah satu rumah warga, tim TRC BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kota Padang, Al Banna.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 19.30 wib, di saat hujan masih mengguyur. Pohon yang menimpa rumah Kahirunissah (44) itu berjenis batang baru dengan panjang lebih kurang 25 meter, dan berdiameter sekitar 85 centimeter.

Baca Juga  Pascainsiden Perusakan, Wapres Gibran Dijawalkan Kunjungi Rumah Doa GKSI Padang Sarai Hari ini

Sementara kerugian yang disebabkan pohon yang menimpa rumah Kahirunissah tersebut di taksir mencapai Rp7 juta rupiah. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara untuk kerugian ditaksir Rp7 juta,” sambungnya.

Sementara, di Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, terjadi pohon tumbang ke jalan umum, sehingga sempat membuat pengguna jalan menjadi terganggu.

“Sementara, di lokasi lainnya yakni di depan Bulog, dekat Masjid Nailul Khairat, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Pa­dang Selatan, tim menerima laporan adanya pohon tumbang ke arah jalan,” katanya.

Dijelaskannya, jenis pohon tersebut adalah mahoni yang memiliki panjang sekitar 16 meter, dan berdiameter sekitar 65 cen­ti­meter.

Sementara, di lokasi lainnya air terpantau naik, lokasi tersebut berada di RT 03 RW 11, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Pa­dang Selatan. Genangan air sudah mencapai setinggi lutut. Selain itu, air juga sudah mulai masuk ke rumah-rumah warga dan me­ren­dam perabotan milik warga. (brm)