SOLOK, METRO–Ajang curhat mewarnai kunjungan Capres Anies Baswedan ke Kota Solok, Rabu (3/1). Para petani menyampaikan keluhan terhadap mahal dan langkanya pupuk kepada Anies Baswedan. Sementara masyarakat badarai menyampaikan keluhan mahalnya kebutuhan hidup yang belakangan ini semakin menyulitkan hidup masyarakat.
Menanggapi keluhan petani dan masyarakat itu, Anies Baswedan memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat. Dirinya mengakui keluhan yang sama juga dirasakan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya.
Untuk itu Anies menyuarakan perlunya perubahan yang nyata untuk menjawab persoalan dan keluhan yang dihadapi oleh masyarakat selama ini. Bahkan Anies menilai Sumatra Barat merupakan basis perubahan sejak dahulunya.
Dan masyarakat Sumatra Barat tambahnya tetap komit dengan gerakan perubahan yang terus disuarakan demi perubahan ke arah yang lebih baik.
“Gerakan perubahan perlu digemakan ke seluruh masyarakat agar kehidupan yang lebih baik dapat tercapai,” ujarnya disambut teriakan perubahan oleh masyarakat yang hadir semenjak pagi di GOR Tanjung Paku, Kota Solok untuk menyambut kedatangan calon presiden dengan nomor urut 1 itu.
Sebelum menemui masyarakat di GOR Tanjung Paku, Anies Baswedan mendatangi para petani di kawasan areal sawah Solok. Disana Anies selain mendengarkan persoalan yang dihadapi oleh para petani, dirinya juga menyampaikan sejumlah gagasan untuk perobahan nyata guna menuju ke arah yang lebih baik.
Di areal persawahan masyarakat itu, Anies Baswedan juga merasakan dan menikmati makan bajamba bersama masyarakat dan petani di Kota Solok. (vko)






