METRO PADANG

Komitmen Bersama Bangun Zona Integritas, Kanwil Kemenkumham Sumbar Target Seluruh Satker Raih WBK 2024

0
×

Komitmen Bersama Bangun Zona Integritas, Kanwil Kemenkumham Sumbar Target Seluruh Satker Raih WBK 2024

Sebarkan artikel ini
PAKTA INTEGRITAS— Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar Haris Sukamto didampingi Kepala Ombudsman Sumbar Yefri Heriani, menyaksikan penandatangan pakta integritas pembangunan Zona Integritas (ZI), yang dilakukan Kepala Kantor Wilayah dan seluruh Kepala UPT Wilayah Kemenkumham Sumatera Barat dari Pemasyarakatan dan Imigrasi, Rabu (3/1).

PADANG, METRO–Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumbar mengawali 2024 dengan penandatanganan bersama komitmen untuk mewujudkan pembangunan Zona Integritas (ZI), Rabu (3/1).

“Melalui kegiatan ini jajaran Kanwil Kemenkumham Sumbar menyatakan sikap untuk mewujudkan pembangunan zona integritas ketika memberikan pelayanan kepada publik,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar Haris Sukamto.

Ia mengatakan pakta integritas terkait ZI itu ditandatangani oleh dirinya selaku pimpinan, para kepala divisi, serta para kepala Satuan Kerja (Satker) di bawah naungan Kemenkumham Sumbar. Setelah adanya penandatanganan itu maka tidak ada lagi cerita untuk melakukan pelanggaran, pungutan liar, gratifikasi, ataupun lainnya ketika memberikan pelayanan publik.

“Komitmen ini berlaku bagi seluruh jajaran mulai dari bidang Pemasyara­katan, Imigrasi, Pelayanan Hu­kum dan HAM. Hal ini demi meningkatkan kua­litas pelayanan kepada ma­syarakat,” jelasnya.

Ia mengatakan, target Kemenkumham Sumbar pada 2024 adalah bisa meluluskan sebanyak mungkin Unit Pelaksana Teknis (UPT) ataupun Satker untuk memperoleh Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wila­yah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Sebab diketahui pada 2023 enam Satker Kemenkumham Sumbar telah ber­hasil memperoleh pre­dikat WBK dari Kemenpan-RB RI.

Enam Satker itu yakni Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Payakumbuh. Kemudian, Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas IIB Tanjung Pati, dan Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Ke­las IIB Pasaman.

“Jumlah Satker Sumbar sebanyak 28 unit, yang memperoleh predikat WBK sebanyak enam unit. Berarti ada dua puluh dua unit lagi yang perlu kita dorong,” jelasnya.

Ia mengatakan upaya tersebut akan dilaksanakan secara berkesinambungan di bawah komando Kepala Divisi Administrasi Ramelan Suprihadi selaku Ketua Pembangunan ZI.

“Muara dari semua ini adalah Kemenkumham Sumbar bisa memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat, bebas dari pungutan liar dan pelanggaran lainnya,” tegasnya.

Pada bagian lain, kegiatan penandatangan komitmen dihadiri oleh instansi lain seperti BNNP, Ombudsman Sumbar, Komnas HAM, dan lainnya.

Kepala Ombudsman Sumbar Yefri Heriani memyambut baik komitmen yang dibuat oleh Kakanwil Kemenkumham Sumbar beserta jajarannya pada hari itu.

“Zona integritas merupakan tanggungjawab bersama, bukan hanya pimpinan di sebuah instansi pemerintah. Kami juga mendorong segenap jajaran Kemenkumham agar mengelola pengaduan ma­sya­rakat secara maksimal,” katanya.

Selain itu, Kakanwil tak lupa mengingatkan jajarannya untuk selalu berpedoman pada nilai PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, Inovatif). “Teruslah bekerja dan berkinerja dengan selalu mengedepankan Tata Nilai Kemenkumham PASTI serta menerapkan Core Value ASN-BerAkhlak,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu, jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Sumbar juga melakukan kegiatan pelepasan purna bakti sa­lah satu pegawai sekaligus Pejabat Struktural yang sudah memasuki masa pensiun atau purna tugas, yakni Hartonas sekaligus menjabat sebagai Kepala Subbagian Kepegawaian, Tata Usaha Dan Rumah Tang­ga di Kantor Wilayah Ke­menterian Hukum dan HAM Sumatera Barat. (rom)