METRO SUMBAR

Di Balik Keberadaan Gelanggang Sepatu Roda, Lahirkan Atlet Nasional dan Wisata Pantai Ramai Pengunjung

0
×

Di Balik Keberadaan Gelanggang Sepatu Roda, Lahirkan Atlet Nasional dan Wisata Pantai Ramai Pengunjung

Sebarkan artikel ini
JUARA—Terlihat sang juara sepatu roda bersama orang tuanya saat meraih mendali

Laporan: Efanurza Kota Pariaman

Memang tidak sia sia Kota Pariaman memiliki lokasi pacuan olah raga sepatu roda. Pasalnya, lapangan tersebut sangat berguna bagi generasi muda masyarakat Kota Pariaman dalam mengejar cita cita sambil berolah raga Saban hari lapa­ngan tersebut dipergu­nakan para anak anak muda Kota Pariaman da­lam berolah raga sepatu roda. Sehingga lapangan tersebut menjadi daya tarik masyarakat untuk datang melihat anak anak Kota Pariaman berolah­raga sepatu roda.

Bahkan lapangan ter­sebut telah dipergunakan menggelar even even olahraga sepatu roda. Dengan kondisi demikian lapangan yang berdekatan dengan pantai Pariaman menjadi ramai. De­ngan kondisi tersebut pe­ngunjung ke pantai ramai sambil melihat anak anak berolah raga sepatu roda. Artinya, gelanggang sepatau roda menghasilkan atlit berkualitas dan ha­rumkan nama daerah. Sejalan dengan itu kondisi tingkatkan kunjungan wi­sata ke Pantai Kota Pariaman dengan adanya gelanggang sepatu roda dekat pantai.

Kenapa tidak dari la­pangan tersebut atlit atlit sepatu roda yang dapat mengharumkan nama Kota Pariaman akan lahir dari lapangan itu. Bukti­nya, baru baru ini kakak beradik Qory dan Zacky berhasil harumkan Kota Pariaman di Kejuaraan Sepatu Roda Jakarta Open International Championship 2023.

Adapun dalam kejuaraan tersebut diikuti oleh 5 Negara lainya, seperti Taiwan, Hongkong, India, Singapura, dan Malaysia, dengan total 1.308 peserta, termasuk atlet dari luar negeri. Namun, atlit Kota Pariaman berhasil menjadi juara dalam kejuaraan tersebur. Perlombaan ke­juaraan sepatu roda terbesar di Jakarta ini, berlangsung sejak 21 sampai 23 November 2023 yang lalu di Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA), Sunter, Jakarta Utara. Mereka kakak dan adik tersebut sukses menjadi kampiumnya.

Kakak beradik tersebut adalah Zacky Darya dan Qory Darya, anak pasangan Orangtua dari ayah bernama Darman yang bekerja membuka permainan anak-anak di destinasi wisata Kota Pariaman, dengan ibu bernama Hayati yang bekerja sebagai Staf di Kelurahan Kampung Perak, Kecamatan Pariaman Tengah.

Zacky Darya menda­patkan 1 emas dan 1 pe­rak, dimana untuk emas didapatkan dari kelas Elementary CPutra 500 Me­ter, dan Perak dari kelas Relay, sedangkan sang kakak Qory Darya mendapatkan 1 Perak dari kelas ITT 200 Meter di ajang Jakarta Open International Championship 2023 ini.

“Alhamdulillah, sejak mulai berlatih di Pariaman Inline Skate sejak 5 tahun yang lalu, zacky dan qory telah banyak menyumbangkan medali untuk Kota Pariaman, dan yang terbaru di ajang Jakarta Open International Championship 2023 yang diikuti oleh 5 Negara lainya,” ujar Darma menjelaskan, kemarin.

Ia menceritakan bahwa untuk keberangkatan mereka, sejak hari Rabu (20/12) dan baru pulang pada Selasa malam (26/12), dan mereka berangkat dengan biaya pribadi men­capai puluhan juta rupiah. Meski denganbiaya pribadi mereka kakak dan adik itu berhasil menjadi terbaik.

Namun katanya, sebelum berangkat, kami sempat dibantu oleh KONI Kota Pariaman sebesar Rp. 3,5 Juta rupiah, karena Qory dan Zacky mewakili Kota Pariaman diajang tersebut, selebihnya meng­gunakan biaya sen­diri, baik tiket pesawat dan hotel selama perlomba­an,” tukasnya.

Khusus untuk Qory Darya, Darma menceritakan mendapat medali Perak di kelas ITT 200 Meter dari 49 Club yang turut tanding, baik peserta da­lam dan luar negeri, dan ini merupakan kejuaraan internasional pertama Qory melawan peserta dari negara lain. “Semoga dengan medali yang didapat ini, dapat terus memotivasi Qory untuk menjadi yang terbaik sehingga dapat terus mengharumkan nama Kota Pariaman. Mu­dah mudahan atlit atlit sepatu roda Kota Pariaman semakin banyak tumbh dan harumkan nama dae­rah,” tandasnya mengakhiri. (***)