HAMKA, METRO–Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah memberikan arahan kepada mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Januari-Juni 2024, Selasa (2/1). Gubernur mengingatkan, bahwa mahasiswa peserta KKN adalah calon pemimpin masa depan, yang harus merasakan langsung denyut nadi kehidupan masyarakat.
“Rekan-rekan mahasiswa memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menjadi pemimpin di masa depan, yang bertepatan dengan perwujudan visi Indonesia Emas pada tahun 2024. Oleh karena itu, rekan-rekan sekalian perlu perbekalan yang cukup untuk menjadi seorang pemimpin,” ucap Gubernur dalam arahannya di Auditorium UNP.
Iktu hadir dalam pelepasan mahasiswa KKN tersebut, Rektor UNP Prof Ganefri, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Amasrul.
KKN menurut Gubernur, adalah salah satu langkah konkret memberikan perbekalan, modal, informasi, dan pengetahuan kepada para mahasiswa, dengan cara langsung menurunkan mahasiswa tersebut ke tengah masyakat. Sehingga bisa merasakan langsung denyut nadi kehidupan masyarakat, serta memahami berbagai persoalan yang ada di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Sebab, Islam sendiri mengajarkan, bahwa pemimpin yang baik itu adalah mereka yang datang dari masyarakat, menyatu, berbaur, dan berinteraksi dengan masyarakat, serta memahami betul rasa dan denyut kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, rekan-rekan mahasiswa UNP sekalian harus memanfaatkan momen KKN ini dengan sebaik-baiknya,” kata Gubernur lagi.
Selain itu, Gubernur berharap para mahasiswa KKN UNP juga menjadi agen pemersatu bangsa dan memperkokoh kesatuan NKRI. Terlebih, pada tahun ini Indonesia akan segera menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu). Sehingga, kehadiran mahasiswa sebagai agen yang ikut memelihara persatuan masyarakat sangat dibutuhkan.
“Apresiasi kita ucapkan kepada Rektor beserta jajaran sivitas akademika UNP yang telah memfasilitasi KKN ini, sebagai bagian dari langkah mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan. Sebab, untuk melakukan hal itu, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dan peran lembaga-lembaga serta seluruh komponen bangsa memang sangat dibutuhkan,” lugasnya. (fan)






