PADANG, METRO–Sepanjang tahun 2023, pengungkapan kasus narkotika oleh Polda Sumbar dan jajaran mengalami kenaikan dibanding tahun 2022. Pasalnya, jumlah kasus narkotika yang diungkap selama setahun mencapai 1022 kasus, sedangkan pada tahun 2022 hanya 922 kasus.
Hal itu dikatakan Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono saat menggelar kegiatan press release akhir tahun 2023, Minggu (31/12) di lantai 4 Mapolda Sumbar, yang dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Gupuh Setiyono dan sejumlah pejabat utama serta puluhan wartawan.
“Pada tahun 2023, terjadi peningkatan signifikan dalam penanganan tindak pidana. Kasus narkotika meningkat dari 922 pada 2022, menjadi 1022 kasus pada 2023,” kat Irjen Pol Suharyono.
Begitu juga dengan kasus pencurian dengan pmberatan (curat), kata Irjen Pol Suharyono, juga mengalami peningkatan yang cukup banyak. Pada tahun 2022, kasus curat hanya 510 kasus, sedangkan pada tahun 2023 kasus curat naik menjadi 910 kasus.
“Meskipun kasus curat meningkat, upaya penyelesaian kasus kriminal juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun ini perkara yang berhasil diselesaikan mencapai 8.574 kasus dari 12.876 perkara yang ditangani,” ujar Irjen Pol Suharyono.
Dalam press release tersebut, Kapolda Suharyono juga memberikan sorotan pada kasus kecelakaan lalu lintas. Meskipun terjadi peningkatan, namun jumlah kasus kematian mengalami penurunan, menunjukkan upaya kepolisian dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
“Aksi illegal mining dan illegal logging juga menjadi fokus untuk diberantas. Bahkan saya suda memerintahkan kepada semua Kapolres untuk menindak maupun menyosalisikan kepada masyarakat. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang benar dan humanis,” tegasnya.
Irjen Pol Suharyono pun menyampaikan apresiasi kepada para personelnya yang telah berkomitmen dan berprestasi dalam menjalankan tugasnya. Dikatakan, pencapaian positif ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi kepolisian.
“Meskipun pada Oktober 2022, Polda Sumbar berada dalam posisi terbawah di peringkat nasional, namun melalui upaya keras, kepercayaan masyarakat perlahan pulih. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota kepolisian Polda Sumbar yang tidak kenal lelah,” ujar Kapolda.
Terkait dengan tantangan internal yang dihadapi oleh Polri, Kapolda menegaskan pihaknya terus berupaya membenahi dan meningkatkan kinerja. Begitu juga peningkatan angka penyelesaian kasus kriminal, termasuk tindak pidana narkotika dan curat, menjadi fokus utama dalam upaya tersebut.
“Ekspos prestasi akhir tahun ini menjadi momentum untuk refleksi dan memotivasi seluruh anggota kepolisian Polda Sumbar dalam menjalankan tugas ke depan,” tutupnya. (rgr)





