AIEPACAH, METRO–Malam pergantian tahun 2023 ke tahun baru 2024 diwarnai cuaca buruk. Hujan lebat diserta angin kencang sudah terjadi sejak Minggu (31/12) pukul 18.00 sore hingga tengah malam. Akibatnya, terjadi peristiwa pohon tumbang yang mengenai rumah warga dan menimpa kabel listrik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, mencatat setidaknya terdapat tujuh peristiwa yang terjadi dalam semalam yang dilaporkan kepada BPBD Kota Padang.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Raya By Pass km 17 Koto Panjang Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Kototangah, yang menyebabkan terhambatnya akses jalan. Selanjutnya, di Kompleks Grand Mandiri Blok D.5 Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, pohon tumbang menimpa sebuah rumah.
Peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Ampera RT 04 RW 01, tepatnya di depan kantor Camat Lubuk Kilangan Kelurahan Banda Buek, Kecamatan Lubuk Kilangan, juga sempat menghambat akses jalan, selain itu juga terjadi peristiwa pohon tumbang di Baringin RT 02 RW 02 Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan yang menimpa sebuah rumah.
Sementara, di Pasir Parupuk Tabing Kelurahan Parupuk Tabing Kecamatan Koto Tangah, dan Tanah Sirah Piai RT 02 RW 06 Kelurahan Tanah Sirah Piai Nan XX Kec. Lubuk Begalung Nan XX, pohon tumbang menimpa Kabel Listrik, dan rumah, sehingga harus segera ditangani. Selain itu, di Teluk Nibung, Kelurahan Gates juga dilaporkan pohon tumbang menimpa satu unit rumah.
Kepala Pelaksan (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa semua kasus pohon tumbang yang dilaporkan ke BPBD sudah ditangani. “Peristiwa yang paling parah itu terjadi di RT 04 RW 06 Teluk Nibung, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung. Dimana kerusakan rumah yang disebabkan pohon tumbang hingga 85 persen. Kerugian pemilik rumah mencapai Rp15 juta,” ungkapnya.
Akibatnya, pemilik rumah atas nama Syarifuddin (76) menjadi korban dalam peristiwa yang menimpa rumahnya tersebut, Syarifuddin harus mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka ringan.
“Untuk kerugian materil yang di sebabkan oleh peristiwa ini ditaksir kurang lebih mencapai Rp30 juta. Kita mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem,” ungkapnya.
Selain itu, Hendri Zulviton juga mengimbau kepada masyarakat, jika terjadi hujan dengan curah hujan yang tinggi dan dapat berakibat pada banjir, untuk segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman bersama anggota keluarga.
“Kita juga mengimbau jika hujan dengan intensitas curah yang tinggi yang sudah mencurah satu jam lebih dan mulai menggenangi hingga ketinggian air 70 centimeter, untuk segera menyelamatkan diri ke tempat yang aman,” pungkasnya. (brm)





