SIJUNJUNG, METRO–Pengguna jalan lintas sumatra (Jalinsum) perlu mewaspadai sejumlah titik jalan yang berlubang maupun terban. Terutama pada momen libur Nataru 2023, dimana kondisi Jalinsum ramai dilewati pengendara.
Tak hanya itu, peningakatan arus lalu lintas juga disebabkan pasca terjadinya bencana banjir dan longsor di ruas jalan Sumbar-Pekanbaru melewati Pangkalan, jalur Sumbar Riau kini dialihkan ke Sijunjung-Kiliranjao.
Kondisi jalan rusak pada beberapa titik di Jalinsum berpotensi mengundang kecelakaan lalu lintas atau kerusakan kendaraan akibat terperosok.
Hal itu diingatkan Kasat Lantas Polres Sijunjung, AKP Zamrinaldi. Dikatakannya, peningkatan arus lalin terjadi sejak sepekan terakhir, baik dari arah Kiliranjao maupun Muarokalaban. Namun musim hujan masih terus melanda wilayah Sijunjung, pada siang hari maupun malam, sehingga badan jalan kerap tergenang air di beberapa kawasan.
Maka saat melintas tak jarang dilaporkan kendaraan ngerem mendadak guna menghindari lubang, jalan rusak, dan genangan air. Sehingga sangat berpotensi mengundang kecelakaan.
“Jalinsum kini mengalami peningkatan arus lalu lintas seiring menghadapi momentum perayaan Tahun Baru 2024. Bahkan sebahagian besar diwarnai kendaraan dari luar daerah. Sebab itu para pengendara diminta untuk lebih berhati-hati, kurangi kecepatan di titik-titik rawan,” jelas AKP Zamrinaldi.
Pihaknya mengingatkan kepada para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan, selalu berhati-hati, hindari melaju berkecepatan tinggi dan utamakan keselamatan.
“Kadang dari kejauhan tidak terdeteksi adanya jalan berlubang, sehingga saat bertemu lubang mendadak ngerem atau banting stir. Hal ini jelas membahayakan pengendara lain, baik dari dari arah depan maupun belakang,” terangnya.
Terlebih saat ini sedang musim hujan, badan jalan digenangi air sehingga dari kejauhan lubang jalan sulit terdeteksi. Apalagi dalam situasi berkendara malam hari, tentu akan lebih berisiko lagi. “Puncak arus kendaraan di Jalinsum Sijunjung diproyeksi akan terjadi pada H-1 tahun baru, yakni 31 Desember nanti,” pungkasnya. (ndo)





