POLITIKA

Diskusi Publik Pengawasan Pencalonan Pemilu 2024, Bawaslu Harap Netralitas Media dalam Pemberitaan

0
×

Diskusi Publik Pengawasan Pencalonan Pemilu 2024, Bawaslu Harap Netralitas Media dalam Pemberitaan

Sebarkan artikel ini
DISKUSI PUBLIK— Ketua Bawaslu Tanahdatar Andre Azki pimpin diskusi publik pengawasan pencalonan pemilihan umum tahun 2024, Jumat (29/12).

TANAHDATAR, METRO–Bawaslu Tanahdatar adakan diskusi publik tentang pengawasan pencalonan pemilihan unum tahun 2024, di Hotel Ener One Batusangkar, Jum’at (29/12) siang.

Kegiatan tersebut, Bawaslu Tanahdatar menghadirkan dan mengundang se­jumlah wartawan.

Ketua Bawaslu Andre Azki mengharapkan para warta­wan dapat menyebarluaskan informasi mengenai aturan aturan dalam pemilu pada masyarakat luas.

“Kita Bawaslu harus bersinergi dengan media, tanpa media informasi Bawaslu ti­dak akan sampai dengan baik ditengah masyarakat. Sinergi bawaslu dengan media diharapkan bisa berkelanjutan di masa datang,”ucapnya.

Ia juga mengajak masya­rakat untuk memilih pemimpin yang baik dan mengajak ma­syarakat untuk menolak segala bentuk politik uang.

“Pemilu itu untuk melahirkan pemimpin yang baik. Secara tidak langsung kita serahkan ‘nasib’ kita ke orang tersebut selama lima tahun. Makanya hati-hati,” ujarnya,

Narasumber dalam diskusi publik itu adalah Khairunas dari sebuah lembaga riset pemilu mengatakan, tantangan pengawasan pemilu 2024 lebih berat dan berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. oleh karena itu perlu kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Tantangan pengawasan di pemilu 2024 akan berbeda dengan pemilu sebelumnya. Ini adalah pemilu serentak lebih berat. Pemilu 2024 nanti akan digabungkan dengan pemilihan bupati. Tantangannya luar biasa karena kontestasinya akan lebih kenceng menurut saya,” ujar dia.

Dengan bersama-sama dengan seluruh elemen ma­syarakat untuk bagaimana nanti bisa mengawasi pemilu 2024 bisa berjalan dengan sebaik-baiknya, karena pengawasan yang sifatnya kolektif dan kolaboratif, tidak hanya pengawasan dari Bawaslu.

Khairunas juga mengha­rapkan netralitas media penyiaran dalam pemberitaan. “Berikanlah informasi yang akurat dan baik pada masya­rakat,”tegasnya. (ant)