PDG PARIAMAN/PARIAMAN

Pembangunan Daerah harus Sinkron dengan Pemprov dan Pusat

0
×

Pembangunan Daerah harus Sinkron dengan Pemprov dan Pusat

Sebarkan artikel ini

WALI Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan pembangunan dalam daerahnya harus sinkron dengan pembangunan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Pasalnya, Kota Pariaman butuh dukungan salah satunya untuk penambahan dana untuk kelanjutan pembangunan dalam daerahnya, karena APBD Kota Pariaman tidak mencukupi.
”Sejatinya perencanaan pembangunan yang ada di daerah, mesti merujuk dari perencanaan pembangunan yang ada di provinsi dan di pusat, sehingga, terciptanya sinkronisasi dan berkesinambunganya perencanaan pembangunan daerah, provinsi dan pusat,” kata Walikota Pariaman H Genius Umar, kemarin.
Kemudian pada sisi lain Genius Umar menyatakan, jumlah perantau Pariaman yang banyak di Jawa Barat dapat menjadi modal sosial untuk membangun jaringan sosial untuk mengembangkan masyarakat Pariaman di rantau dan di ranah.
”Secara politik dengan jumlah yang cukup banyak ini telah dapat membuktikan beberapa anggota DPRD Jabar dan DPR RI dapil Jabar berasal dari Pariaman. Dengan kompaknya warga Pariaman di Jawa Barat ini bukan mustahil posisi posisi jabatan politik lainnya akan dapat diraih untuk menyuarakan aspirasi orang pariaman di rantau. Hal ini akan menaikan bargaining position atau motivasi orang pariaman di parantauan untuk selalu bekerja keras,” ujarnya.
Katanya, kalau mau liburan ya pulang kampung. ”Saya menyampaikan juga bahwa kota dalam beberapa tahun ini telah berbenah menjadi daerah tujuan wisata. Berbagai destinasi wisata telah dibangun seperti kawasan wisata pulau angso, kawasan wisata pulau tangah, pulau kasiak, pantai gandoriah, monumen angkatan laut, pantai cermin, pantai taman anas malik, pusat penangkaran penyu, hutan mangrove, pantai muara sunur, taman waterfront city, wisata bawah laut snorkling, diving dan fishing, serta beberapa desa wisata yang sedang tumbuh,” ujarnya.
Semua destinasi wisata tersebut telah menjadi magnet wisatawan untuk datang ke Pariaman dan disamping beberapa aset budaya Pariaman yang telah dan sedang dikembangkan menjadi event wisata yakni festival budaya tabuik, kesenian gandang tasa, tari indang, randai, kesenian gamaik, rabab galuak, silat tradisional dan berbagai budaya lainnya telah menambah warna warni pesona wisata budaya Pariaman.
Kemudian faktor alam yang mendukung juga telah dan sedang dikembangan olah raga yang mendukung pariwisata atau dalam istilah sport tourism. Seperti pariaman international triathlon, tour de singkarak, pariaman 5 K dan 10 K, kejuaraan nasional sepatu roda, kejuaraan bola volly pantai, kejuaraan futsal pantai, pertandingan tinju pantai, dan lainnya. “Karena itulah saya juga menyampaikan himbauan kepada perantau untuk berinvestasi di sektor pariwisata di Kota Pariaman,” tandasnya.(efa)