SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Tingkatkan Akuntabilitas dan Kualitas Kinerja, Pemkab Sijunjung Adakan Bimtek SAKIP

0
×

Tingkatkan Akuntabilitas dan Kualitas Kinerja, Pemkab Sijunjung Adakan Bimtek SAKIP

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG, METRO–Bupati Kabupaten Sijunjung, Benny Dwifa membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Akun­tabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung digelar di Balairung Kantor Bupati Sijunjung, Rabu (27/12).

Benny dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Bimtek ini penting sebagai pedoman bagaimana melaksanakan tugas dan komitmen terhadap kinerja agar lebih jelas dan terukur.

“Apa yang dilaksanakan ini sangatlah penting utamanya sebagai pedoman bagaimana kita melak­sanakan tugas komitmen bapak ibu di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menunjang dan men­sukseskan apa yang tertuang dalam Rencana Pem­bangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD),” ucapnya.

Ia juga menyampaikan harus menyelesaikan tugas yang sangat banyak dalam waktu yang cepat.

“Kinerja yang harus kami selesaikan dalam waktu sangat singkat biasanya 5 tahun sekarang harus diselesaikan 3 tahun enam bulan,” ujarnya

Benny juga tidak menginginkan adanya ego sektoral di masing-masing SKPD, melainkan semuanya dapat fokus dalam mensukseskan apa yang menjadi program prioritas secara bersama.

Saat pemerintah pusat meminta dokument sinkroni­sasi tidak kewalahan lagi untuk menyelesaikannya dengan baik.

Kepala Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun Narasumber dalam Bimtek tersebut menyampaikan apresiasi untuk Bupati muda nan energik atas komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Tentunya ini harus diiringi dan di laksakan oleh Badan dan Dinas sebagai eksekutor dalam program dan kegiatan.

“Kemudian, perlu adanya pemahaman yang sama antar pemerintah dan masyarakat,”tambahnya. “Fungsi pemerintah adalah pelayanan publik, kita harus tau apa yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah harus terus melalukan inovasi dan harus cepat menanggapi setiap keperluan masyarakat yang mengalami perubahan kebutuhan tiap masanya. Program perangkat daerah tiap tahun harus menyesuaikan apa permasalah utama yang harus disesuaikan sesuai kebutuhan masyarakat. (ndo)