METRO BISNIS

Pertamina Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor

0
×

Pertamina Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN— Sales Area Manager (SAM) Pertamina Sumbar Narotama Aulia Fazri saat menyerahkan bantuan yang diterima Bupati Safaruddin Dt Bandaro Rajo di Posko BPBD Limapuluh Kota.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Bencana banjir dan long­sor yang melanda se­jumlah kawasan di Kabupaten Limapuluh Kota , Sumatera Barat sejak beberapa waktu terakhir, menggugah simpati banyak pihak. Tidak terkecuali Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Di sela-sela satgas mo­ni­toring ketersediaan BBM di SPBU-SPBU Wilayah Sumatera Barat, Pertamina menyerahkan bantuan berupa kebutuhan sembako untuk korban banjir yang berada di posko BPBD Limapuluh Kota, bantuan diterima langsung oleh Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo.

“Atas nama keluarga besar PT Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas, kami turut berduka pak Bupati,” kata Sales Area Manager (SAM) Pertamina Sum­bar Narotama Aulia Fazri  saat menyerahkan ban­tuan yang diterima oleh Safaruddin Dt Bandaro Rajo di Posko BPBD Limapuluh Kota, Pusat Ko­ta Payakumbuh Rabu (27/12).

Selain Narotama, hadir dalam kegiatan ini Koordinator Pengaturan BBM BPH Migas Anwar Rofiq , SBM Pertamina Patra Niaga Ra­yon IV Sumbar Yudhistira dan sejumlah pengurus Hiswana Migas Sumbar.

Menurut Narotama, pihaknya sepekan lalu juga mengucurkan bantuan sem­­bako di Tarantang, Kecamatan Harau.

“Sekalian melaporkan kepada pak Bupati dan semua instansi terkait di Li­ma­puluh Kota, dalam beberapa hari ke depan kami juga akan kucurkan bantuan sembako untuk korban banjir di Pangkalan dan Kapur IX. Jadi ada tiga tahapan bantuan,” sambung Narotama.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo mengaku haru, dengan kepedulian Pertamina, Hiswana Migas dan BPH Migas. Menurut Safaruddin, BUMN satu-satunya dan pertama membantu itu adalah Pertamina.

“Kalau kurang luas telapak tangan, ungkapan terimakasih ini kami terima dengan alam Luak Limopuluah,” kata Bupati pilihan rakyat itu.

Diakui Safaruddin, akibat bencana di Limapuluh Kota, kerugian ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah. Ada ribuan rumah warga terdampak. Termasuk rumah ibadah, kemudian lahan persawahan, perkebunan, hewan ternak warga.

“Di jalan Sumbar-Riau yang kemarin putus total, juga ada korban jiwa meninggal dunia satu orang. Ini sangat memukul kami,” sambung Safarudin.

Menyambung pernya­taan Bupati tersebut, Na­rotama menjelaskan bahwa tugas Pertamina dalam menyalurkan energi ke masyarakat tetap berlangsung dengan menggu­na­kan skema distribusi Alternatif, dimana pasokan BBM akan di supplai dari Fuel Terminal Siak, Riau.

Sebelumnya di saat kondisi jalur normal, pasokan BBM ke wilayah Lima­puluh Kota di suplai dari Fuel Terminal Teluk Ka­bung, Padang. “Memang akan menempuh jarak yang lebih panjang dan waktu yang lebih lama, tetapi Pertamina tetap berkomitmen menyalurkan energi sepenuh hati, apalagi saat ini memasuki masa Satgas Libur Tahun Baru, dimana Masyarakat banyak yang sedang pulang kampung,” tukas Na­ro­tama.

Sementara itu, koordinator BBM  BPH Migas Anwar Rofiq mengucapkan duka sedalam-dalamnya atas bencana di Limapuluh Kota. “Tadinya kami ada kegiatan monitoring, begitu dapat kabar bencana di Limapuluh Kota, kami langsung bergerak ke sini. Sa­lam dari keluarga besar BPH Migas,” Kata Rofiq. (rgr)