AIE PACAH, METRO —Delapan unit sepeda motor berbagai jenis diamankan oleh Satpol-PP Padang, Selasa (26/12) malam. Motor tersebut diamankan karena terlibat dalam aksi balap liar yang dilakukan oleh remaja di kawasan Balaikota Padang, Aie Pacah.
Saat melakukan penertiban terhadap gerombolan remaja tersebut, petugas sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan para remaja tersebut.
Kebid P3D Satpol PP Padang Rio Ebu Pratama, mengatakan bahwa, para remaja tersebut tampaknya sudah mengetahui kedatangan petugas, dan berusaha menyelamatkan diri ke jalan jalan-jalan tikus yang ada di kawasan tersebut.
“Ada delapan orang beserta motornya yang diamankan, sepertinya mereka mengetahui kedatangan petugas, karena saat petugas sampai di lokasi, remaja-remaja ini langsung berhamburan menyelamatkan diri, mereka masuk ke jalan-jalan sempit di kawasan itu,” kata Rio.
Rio menyebut tempat yang dijadikan spot balapan liar yang dilakukan oleh sekelompok remaja tersebut adalah lokasi perkantoran. Selain itu, kawasan tersebut juga akses keluar masuk warga sekitar, jika dibiarkan akan memicu terjadinya gangguan trantibum di sana.
“Ke depan kita akan perketat pengawasan dan patroli di sana, karena masyarakat sudah sangat resah karena ulah remaja tersebut,” ujar Rio.
Remaja beserta motornya tersebut langsung diangkut ke Mako Satpol PP Padang dengan menggunakan truk mobil operasional Satpol PP.
Sesampainya di Mako Satpol PP, semua remaja tersebut menghadap ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP untuk dilakukan pendataan dan pembinaan sesuai aturan yang berlaku.
“Mereka sudah diserahkan ke PPNS untuk diproses lebih lanjut. Selain itu kedua orang tua mereka juga dipanggil untuk penjamin,” harap Rio.
Selain itu Rio Ebu Juga mengimbau kepada warga Kota Padang, agar lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan kepada anak-anaknya, agar tidak menimbulkan gangguan trantibum di Kota Padang. (brm)






