METRO SUMBAR

Lengkapi Sarana Prasarana Olahraga, Hadirkan Panahan Berkuda untuk Sumatera Barat

0
×

Lengkapi Sarana Prasarana Olahraga, Hadirkan Panahan Berkuda untuk Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
RESMIKAN LAPANGAN PANAHAN— Pj Wako Pariaman Roberia meresmikan lapangan panahan dan berkuda.

Laporan: Efanurza Kota Pariaman

Setelah berbagai jenis lapangan cabang olah­raga ada di Kota Pariaman, mulai dari sepak bola, tenis lapangan dan lainnya, kemarin, Pemko Pariaman hadirkan sarana panahan berkuda pertama dalam Provinsi Su­matra Barat. Sekarang sarana tersebut diresmikan Pj  Walikota Pariaman, Roberia di Lapangan SDIT Nurul Ilmi Billigual Integrated Islamic School (NIBIIS) Kota Pariaman.

“Olahraga panahan berkuda Kota Pariaman merupakan kegiatan yang satu-satunya di Sumbar. Apalagi atlet Kota Pariaman yang olahrga panahan berkuda sudah juara tiga tingkat nasional. Semoga semangat dan menjadi juara,” ujar Pj Walikota Roberia, kemarin.

Panahan berkuda me­rupakan cabang olahraga ethnosport atau olahraga tradisional yang sedang berkembang di dunia saat ini. Olahraga ini dipenuhi dengan unsur budaya dan sejarah. Selain itu, olahraga panahan berkuda me­rupakan olahraga yang di­sunnahkan Rasulullah SAW. “Kami berharap sarana olahraga panahan berkuda ini semoga menjadi sarana latihan dan sarana prestasi untuk ge­nerasi Kota Pariaman,” ujarnya.

Pembina Paraquest Pa­riaman, Syafruddin Ta­mar mengungkapkan bahwa paraquest di Pariaman ini merupakan dibawah NIBIIS Kota Pariaman dan satu kelompok dengan Yayasan Anak Bina Indonesia. Yayasan ini bergerak dibidang pendidikan dan hal-hal untuk me­ning­katkan kualitas SDM.

Baca Juga  Sidang Lanjutan Penyelewengan Infak Masjid Raya Sumbar, Jaksa Bantah Eksepsi PH Terdakwa

“Paraquest yang kita buat sekarang adalah untuk mendidik secara ke­terampilan kepada anak-anak didik NIBIIS Kota Pariaman. Selain itu, untuk mengasah keteram­pilan anak-anak yang khu­susnya tinggal di Kota Pariaman,” katanya.

“Semoga dengan ada­nya sarana olahraga pa­nahan berkuda, anak-anak Kota Pariaman mempunyai keterampilan olahraga yang di sunahkan oleh Rasulullah SAW,” ujarnya.

Sebelumnya pada ta­hun 2023, Pendapatan Asli Desa (PADes) yang berasal dari Stadion Mini Persikatim (Persatuan Sepakbola Sikapak Timur) Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman mencapai Rp 45 juta, PADes tersebut me­ningkat dibanding tahun lalu.

“Sejak Tahun 2021 su­dah menghasilkan PADes sebesar Rp.15 juta dalam setahun, Tahun 2022 sebesar Rp.30 juta. Hingga Tahun 2023, PADes mencapai Rp 45 juta,”  kata Kepala Desa Sikapak Ti­mur, Syawirman. “Untuk sewa lapangan satu kali dalam pertandingan, ma­syarakat maupun pecinta bola bisa membayar de­ngan harga Rp.250 Ribu untuk satu kali pertandi­ngan,” jelasnya

Lapangan Sepakbola Ini kata Syawirman Sebelumnya Tidak Layak Dgunakan

“Kita di Desa Sikapak Timur memiliki sarana lapangan sepakbola, namun fasilitas tidak memadai. Dengan adanya sarana ini, hal ini tentu menjadi wadah bagi desa untuk digunakan sebagai tempat bermain anak-anak. Selain itu, lapangan ini bisa di­sewakan, dan minat terhadap olahraga semakin meningkat dikalangan anak muda,” ujarnya.

Baca Juga  3.110 Jemaah Debarkasi Padang Telah Kembali ke Tanah Air, 13 Wafat di Tanah Suci

“Dahulunya, kita laksanakan dengan swadaya, namun kini dengan adanya Dana Desa (DD), kami memprioritaskan DD untuk memperbaiki sarana olahraga,” sambung­nya.

Tahun 2017, lanjutnya kita laksanakan perbaikan sarana dan prasarana Lapangan Sepakbola Persikatim menggunakan DD secara bertahap sampai tahun 2021. “Saat ini, La­pangan Sepakbola Persikatim salah satu lapa­ngan terbaik di Sumbar dan satu-satunya menggunakan DD, bahkan nomor empat di Indonesia,” ulasnya.

“Hal ini terbukti Lapa­ngan Sepakbola Persikatim menjadi lapangan yang sering dipakai berbagai ajang kompetisi dan pertandingan, baik di ting­kat Kota Pariaman, Su­matera Barat bahkan Nasional,” terangnya.

Ia juga menambahkan dengan banyaknya per­tandingan tingkat Kota Pariaman seperti Piala Walikota dan Liga Pelajar, untuk tingkat Sumbar se­perti Piala U-40, sementara tingkat nasional seperti Piala Soeratin U-12,13,15 dan 17, sangat terasa man­faatnya oleh ma­sya­rakat.

“Masyarakat yang ber­jualan mendapat berkah dan perekonomian masyarakat meningkat selama kompetensi berjalan. Dalam seminggu pada pertandingan Piala Soeratin U-15 dan U-17 perputaran uang dimasyarakat mencapai Rp. 60 juta. Selain itu, kami juga berkomitmen dengan meningkatnya PADes ini, kami terus memperbaiki sarana,” tandasnya me­ng­akhiri. (***)