Laporan: Efanurza Kota Pariaman
Setelah berbagai jenis lapangan cabang olahraga ada di Kota Pariaman, mulai dari sepak bola, tenis lapangan dan lainnya, kemarin, Pemko Pariaman hadirkan sarana panahan berkuda pertama dalam Provinsi Sumatra Barat. Sekarang sarana tersebut diresmikan Pj Walikota Pariaman, Roberia di Lapangan SDIT Nurul Ilmi Billigual Integrated Islamic School (NIBIIS) Kota Pariaman.
“Olahraga panahan berkuda Kota Pariaman merupakan kegiatan yang satu-satunya di Sumbar. Apalagi atlet Kota Pariaman yang olahrga panahan berkuda sudah juara tiga tingkat nasional. Semoga semangat dan menjadi juara,” ujar Pj Walikota Roberia, kemarin.
Panahan berkuda merupakan cabang olahraga ethnosport atau olahraga tradisional yang sedang berkembang di dunia saat ini. Olahraga ini dipenuhi dengan unsur budaya dan sejarah. Selain itu, olahraga panahan berkuda merupakan olahraga yang disunnahkan Rasulullah SAW. “Kami berharap sarana olahraga panahan berkuda ini semoga menjadi sarana latihan dan sarana prestasi untuk generasi Kota Pariaman,” ujarnya.
Pembina Paraquest Pariaman, Syafruddin Tamar mengungkapkan bahwa paraquest di Pariaman ini merupakan dibawah NIBIIS Kota Pariaman dan satu kelompok dengan Yayasan Anak Bina Indonesia. Yayasan ini bergerak dibidang pendidikan dan hal-hal untuk meningkatkan kualitas SDM.
“Paraquest yang kita buat sekarang adalah untuk mendidik secara keterampilan kepada anak-anak didik NIBIIS Kota Pariaman. Selain itu, untuk mengasah keterampilan anak-anak yang khususnya tinggal di Kota Pariaman,” katanya.
“Semoga dengan adanya sarana olahraga panahan berkuda, anak-anak Kota Pariaman mempunyai keterampilan olahraga yang di sunahkan oleh Rasulullah SAW,” ujarnya.
Sebelumnya pada tahun 2023, Pendapatan Asli Desa (PADes) yang berasal dari Stadion Mini Persikatim (Persatuan Sepakbola Sikapak Timur) Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman mencapai Rp 45 juta, PADes tersebut meningkat dibanding tahun lalu.
“Sejak Tahun 2021 sudah menghasilkan PADes sebesar Rp.15 juta dalam setahun, Tahun 2022 sebesar Rp.30 juta. Hingga Tahun 2023, PADes mencapai Rp 45 juta,” kata Kepala Desa Sikapak Timur, Syawirman. “Untuk sewa lapangan satu kali dalam pertandingan, masyarakat maupun pecinta bola bisa membayar dengan harga Rp.250 Ribu untuk satu kali pertandingan,” jelasnya
Lapangan Sepakbola Ini kata Syawirman Sebelumnya Tidak Layak Dgunakan
“Kita di Desa Sikapak Timur memiliki sarana lapangan sepakbola, namun fasilitas tidak memadai. Dengan adanya sarana ini, hal ini tentu menjadi wadah bagi desa untuk digunakan sebagai tempat bermain anak-anak. Selain itu, lapangan ini bisa disewakan, dan minat terhadap olahraga semakin meningkat dikalangan anak muda,” ujarnya.
“Dahulunya, kita laksanakan dengan swadaya, namun kini dengan adanya Dana Desa (DD), kami memprioritaskan DD untuk memperbaiki sarana olahraga,” sambungnya.
Tahun 2017, lanjutnya kita laksanakan perbaikan sarana dan prasarana Lapangan Sepakbola Persikatim menggunakan DD secara bertahap sampai tahun 2021. “Saat ini, Lapangan Sepakbola Persikatim salah satu lapangan terbaik di Sumbar dan satu-satunya menggunakan DD, bahkan nomor empat di Indonesia,” ulasnya.
“Hal ini terbukti Lapangan Sepakbola Persikatim menjadi lapangan yang sering dipakai berbagai ajang kompetisi dan pertandingan, baik di tingkat Kota Pariaman, Sumatera Barat bahkan Nasional,” terangnya.
Ia juga menambahkan dengan banyaknya pertandingan tingkat Kota Pariaman seperti Piala Walikota dan Liga Pelajar, untuk tingkat Sumbar seperti Piala U-40, sementara tingkat nasional seperti Piala Soeratin U-12,13,15 dan 17, sangat terasa manfaatnya oleh masyarakat.
“Masyarakat yang berjualan mendapat berkah dan perekonomian masyarakat meningkat selama kompetensi berjalan. Dalam seminggu pada pertandingan Piala Soeratin U-15 dan U-17 perputaran uang dimasyarakat mencapai Rp. 60 juta. Selain itu, kami juga berkomitmen dengan meningkatnya PADes ini, kami terus memperbaiki sarana,” tandasnya mengakhiri. (***)






